Donor darah adalah salah satu bentuk kepedulian sosial yang dapat menyelamatkan banyak nyawa. Setiap kantong darah yang disumbangkan dapat membantu pasien yang butuh transfusi, mulai dari korban kecelakaan hingga pasien yang menjalani operasi atau terapi penyakit kronis.
Selama bulan Ramadan, banyak orang tetap ingin berpartisipasi dalam kegiatan donor darah meski sedang berpuasa. Secara medis, donor darah saat berpuasa pada umumnya aman bagi orang yang sehat. Namun, tubuh yang tidak mendapatkan asupan makanan dan cairan selama berjam-jam perlu perhatian ekstra agar donor darah tidak menyebabkan kelelahan atau dehidrasi.
Donor darah yang aman bergantung pada kondisi kesehatan donor, termasuk status hidrasi, tekanan darah, serta kadar hemoglobin yang cukup. Jadi, penting untuk mempersiapkan tubuh dengan baik sebelum mendonorkan darah saat puasa.
Berikut tips yang dapat membantu menjaga tubuh tetap aman dan nyaman saat donor darah di bulan Ramadan.
