Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apakah Donor Darah Sakit?

Apakah Donor Darah Sakit?
ilustrasi donor darah (pexels.com/FRANK MERIÑO)

Donor darah adalah kegiatan penting untuk menyelamatkan manusia lain. Namun, tak semua orang mau melakukannya. Paling banyak mengeluh takut terhadap rasa sakit yang ditimbulkan saat melakukan donor darah.

Padahal, donor darah memiliki banyak manfaat bagi orang lain dan diri sendiri. Agar donor darah tidak sakit lagi, berikut ini adalah hal-hal yang perlu kamu ketahui sebelum melakukan donor darah. Termasuk fakta apa donor darah sakit.

1. Manfaat donor bisa dirasakan orang lain dan diri sendiri

ilustrasi kebaikan (pexels.com/Puwadon Sang-ngern)
ilustrasi kebaikan (pexels.com/Puwadon Sang-ngern)

Untuk manfaat yang diterima orang lain, sudah tidak diragukan lagi. Seperti memberikan kehidupan kedua. Apalagi untuk orang-orang yang mengidap penyakit yang membutuhkan darah secara rutin. Seperti pengidap talasemia, hemofilia, trombositopenia atau kecelakaan yang menyebabkan kehilangan banyak darah. Sedangkan manfaat untuk diri sendiri, dikutip Healthline, antara lain

  • Sebelum melakukan donor ada proses pemeriksaan terlebih dahulu. Dengan melakukan proses ini, kamu bisa mendapatkan pemeriksaan gratis sehingga bisa mendeteksi kondisi medis sejak dini

  • Sebuah studi menyebutkan bahwa donor darah yang dilakukan secara teratur bermanfaat menurunkan risiko penyakit jantung akibat zat besi yang terlalu tinggi

  • Selain penyakit fisik, donor darah juga bermanfaat untuk penyakit mental. Mulai dari mengurangi stres hingga meningkatkan kesejahteraan emosional

  • Selain itu, donor darah bisa memicu tubuh untuk membentuk darah baru yang segar sehingga produksi sel darah merah meningkat.

2. Fakta apa donor darah sakit

ilustrasi donor darah (pexels.com/Pranidchakan Boonrom)
ilustrasi donor darah (pexels.com/Pranidchakan Boonrom)

Dikutip dari North Westresn Medicine, ada sembilan mitos tentang donor darah. Salah satunya adalah mitos apakah donor darah itu menyakitkan. Jawabannya adalah donor darah tidak menyebabkan rasa sakit. Beberapa orang awalnya terasa seperti dicubit, tapi rasa tersebut segera menghilang saat proses transfusi darah.

Bahkan, kebanyakan orang yang merasa lega dan baik-baik saja setelah melakukan donor darah. Mereka masih bisa melakukan aktivitas seperti kerja, jalan-jalan hingga olahraga. Namun lebih baik tidak melakukan olahraga berat terlebih dahulu.

3. Tips agar tidak merasa sakit saat donor darah

ilustrasi bersama teman (pexels.com/Anastasiya Gepp)
ilustrasi bersama teman (pexels.com/Anastasiya Gepp)

Masih diliputi rasa takut terhadap rasa sakit saat akan melakukan donor darah? Tenang, beberapa tips ini mungkin bisa membantumu mengurangi rasa takut tersebut. Tips ini bisa kamu lakukan agar perasaan lebih tenang.

  • Sebelum melakukan donor, ada baiknya mengetahui dan memahami prosedur yang dilakukan petugas medis. Dengan begitu, kamu tak lagi overthinking apa yang terjadi saat donor darah.

  • Fokus pada manfaat yang bisa kamu berikan kepada orang lain bisa jadi membuatmu lupa akan ‘cubitan’ saat donor darah. Dampak positifnya tak hanya untuk dirimu sendiri tapi juga bisa menyelamatkan nyawa orang lain.

  • Ajak teman atau keluarga yang sama-sama suportif bisa memberikan kenyamanan saat donor darah. Kamu bisa mengalihkan perhatian dengan ngobrol atau saling bercengkrama.

  • Tidak ada teman atau saudara yang menemani? Alihkan perhatian dengan membaca buku, stalking media sosial atau sekedar melamun. Kegiatan ini bisa mengalihkan perhatian dari rasa sakit saat donor darah.

  • Relaksasi dengan bernapas dalam ternyata bisa menenangkan saraf. Selain itu, mengatur napas saat proses donor darah bisa memberi ketenangan pada diri.

  • Sadari juga bahwa proses donor darah itu hanya sebentar. Proses pengambilan darah hanya berkisar 10—15 menit. Kalau disambi nonton drama Korea satu episode saja, pasti tak terasa.

Rasa takut dan gugup sebelum donor darah itu wajar kok, apalagi untuk pendonor yang baru pertama kali. Namun, sekarang kamu sudah tahu apa donor darah sakit atau tidak. Sakitnya sedikit dibandingkan manfaat besar yang kamu berikan kepada orang lain. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Latest in Health

See More

5 Latihan Tricep di Gym, Efektif Membentuk Otot Lengan

03 Mar 2026, 04:06 WIBHealth
Apakah Donor Darah Sakit?

Apakah Donor Darah Sakit?

03 Mar 2026, 03:06 WIBHealth