Kasus tuberkulosis (TBC atau TB) di Indonesia masih menjadi perhatian serius, terutama karena jumlahnya yang tinggi dan banyak yang belum terdeteksi. Penyakit menular ini tidak hanya mudah menyebar, tetapi juga dapat berdampak fatal jika tidak ditangani. Karena itu, masyarakat harus mengenali tanda-tanda TB sejak dini, khususnya pada orang dewasa.
Dalam konferensi pers Hari TB Sedunia 2026 yang digelar di Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), Jakarta, Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus mengungkap bahwa total kasus TB di Indonesia mencapai sekitar 1.090.000. Dari jumlah tersebut, sekitar 867.000 kasus sudah mendapatkan pengobatan, tetapi masih ada kurang lebih 300.000 kasus yang belum teridentifikasi.
Angka ini menunjukkan bahwa masih banyak penderita TBC yang belum terdiagnosis dan berpotensi menularkan penyakit ke orang lain.
