Beberapa langkah pencegahan sudah tersedia. Vaksin HPV membantu mencegah kanker yang berkaitan dengan HPV, sementara vaksin hepatitis B dapat mencegah infeksi HBV yang meningkatkan risiko kanker hati.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menganjurkan pemeriksaan serviks karena perubahan prakanker dapat ditemukan dan ditangani sebelum berkembang menjadi kanker.
Untuk H. pylori, pemeriksaan dan pengobatan dapat dipertimbangkan sesuai kondisi dan anjuran dokter. Pengobatan untuk menghilangkan bakteri tersebut menurunkan risiko kanker lambung pada kelompok yang diteliti. Pengujian dan pengobatan untuk hepatitis B, hepatitis C, serta HIV juga termasuk langkah pencegahan.
Belum semua infeksi memiliki vaksin atau cara pencegahan yang setara. IARC menyebut vaksin untuk EBV dan H. pylori belum tersedia sebagai pilihan pencegahan yang efektif saat ini. Karena itu, hasil penelitian ini menyoroti dua kebutuhan, yaitu memperluas penggunaan langkah yang sudah ada sekaligus terus mengembangkan pencegahan untuk infeksi yang belum memiliki vaksin.
Referensi
Harriet Rumgay et al., “Global Burden of Cancer Attributable to Infections in 2024: A Worldwide Incidence Analysis,” The Lancet Oncology, diterbitkan daring 28 September 2026, https://doi.org/10.1016/S1470-2045(26)00307-4.
International Agency for Research on Cancer, “Global Burden of Cancer Attributable to Infections in 2024: One in Eight Cancers Worldwide Linked to Infections,” Questions and Answers, 28 September 2026.
World Health Organization, “Human Papillomavirus and Cancer,” lembar fakta, diakses 29 September 2026.
National Cancer Institute, “Helicobacter pylori (H. pylori) and Cancer,” diakses 29 September 2026.
International Agency for Research on Cancer, “Global Burden of Cancer Attributable to Infections in 2024: One in Eight Cancers Worldwide Linked to Infections,” diakses 29 September 2026.