Saat gasket sudah dilepas, lihat kondisinya sebelum dipasang kembali.
Karet yang retak, robek, berubah bentuk, atau memiliki celah yang sulit dibersihkan sebaiknya tidak terus digunakan. Kerusakan kecil pada gasket dapat membuat bakteri masuk ke retakan yang makin sulit dijangkau oleh proses pembersihan.
Keringkan pula seluruh komponen sebelum blender dirakit atau disimpan. Lingkungan yang terus lembap dapat membantu ragi dan jamur bertahan, sementara sisa makanan memberikan material tambahan bagi mikroorganisme.
Gasket, rakitan pisau, serta berbagai sambungan yang tersembunyi perlu perhatian lebih. Sesekali menyalakan blender dengan air sabun bisa membantu membersihkan jar. Namun, jika model blender memungkinkan komponen bawahnya dilepas, jangan lupa membongkarnya secara rutin sesuai petunjuk produsen. Bagian kecil yang tidak terlihat itulah yang paling berisiko menjadi sarang kuman jika tidak rutin dibersihkan.
Referensi
NSF, “Clean the Germiest Kitchen Items,” based on the 2013 NSF Household Germ Study, diakses Agustus 2026.
U.S. Food and Drug Administration, “Microbiological Contamination of Equipment Gaskets with Product Contact,” Inspection Technical Guide, diakses Agustus 2026.
Elizabeth R. Daly et al., “Salmonella Enteritidis Infections Associated with a Contaminated Immersion Blender at a Camp,” Foodborne Pathogens and Disease 7, no. 9 (2010): 1083–1088, https://doi.org/10.1089/fpd.2010.0537.
Marcelly Caroline Pires Fernandes et al., “Sanitary Risk in the Handling of Home-Prepared Enteral Formulations: A Cross-Sectional Assessment of Microbiological Contamination and Food Safety,” Nutrition in Clinical Practice, published online January 29, 2026, https://doi.org/10.1002/ncp.70095.
Centers for Disease Control and Prevention, “Cleaning and Disinfecting,” diakses Agustus 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Preventing Food Poisoning,” diakses Agustus 2026.