Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bolehkan Makan Makanan Pedas saat Sakit Flu?

Ilustrasi makanan pedas.
ilustrasi makanan pedas (pexels.com/makafood)
Intinya sih...
  • Makan makanan pedas tidak dapat mencegah atau menyembuhkan flu secara langsung.
  • Kandungan kapsaisin dalam makanan pedas dapat membantu meredakan hidung tersumbat dan batuk.
  • Makanan pedas tidak cocok untuk semua orang, hindari jika mengalami gejala pencernaan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makan makanan pedas kerap dianggap dapat membantu mengatasi flu. Namun, anggapan itu sayangnya belum didukung bukti ilmiah yang kuat. Tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa makanan pedas dapat mencegah atau menyembuhkan flu secara langsung.

Efek makanan pedas berasal dari kapsaisin, senyawa aktif dalam cabai. Senyawa tersebut diketahui dapat memengaruhi respons imun dan menghambat replikasi virus influenza. Penelitian lain menemukan bahwa infeksi flu dapat membuat saluran napas lebih sensitif terhadap kapsaisin, sehingga memicu hidung berair atau bersin.

Makanan pedas memang bisa memberikan rasa lega sementara dengan membantu mengencerkan lendir dan mengurangi hidung tersumbat. Namun, efek ini hanya bersifat sementara dan tidak mengatasi penyebab flu, yaitu infeksi virus. Karena itu, konsumsi makanan pedas saat flu boleh saja jika tubuh kuat menerimanya.

Bantu meredakan hidung tersumbat

Kapsaisin dapat membantu meredakan hidung tersumbat. Sebuah studi menemukan bahwa kapsaisin intranasal, yaitu semprotan hidung berbasis kapsaisin, dapat membantu memperbaiki gejala rinitis nonalergi. Penelitian lain juga menemukan bahwa tablet kapsaisin oral membantu memperbaiki batuk kronis.

Namun, mungkin masih perlu penelitian lebih lanjut untuk menentukan efektivitas pengobatan ini. Sementara itu, jika mengalami hidung tersumbat yang kronis atau batuk dan tertarik mencoba pengobatan dengan kapsaisin untuk meredakan gejala, konsultasikan dengan dokter untuk melihat apakah pengobatan ini cocok untuk kamu.

Wasabi juga bermanfaat

Wasabi.
ilustrasi wasabi (pexels.com/cottonbro studio)

Beberapa orang mungkin merasakan manfaat wasabi dalam membersihkan sinus. Sensasi dari wasabi mungkin akan membuat mata berair dan perasaan sinus yang “terbakar.” Namun setelah itu, sinus akan terasa lebih lega.

Namun, sebaiknya tidak mengonsumsi wasabi saat sakit tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu. Efek wasabi bisa sangat kuat dan tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua orang.

Apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan?

Meskipun makanan pedas mungkin bermanfaat bagi sebagian orang, tetapi sensasi panasnya tidak cocok untuk semua orang. Jika tidak sukamakanan pedas atau makan makanan pedas bikin perut tidak nyaman, sebaiknya hindari, terlepas dari potensi manfaatnya.

Bila mengalami atau ada riwayat gejala pencernaan, seperti mual, perut tidak nyaman, atau muntah, makanan pedas dapat memperburuk gejala-gejala tersebut. Sebagai gantinya, ada cara lain yang dapat dicoba untuk membantu meredakan gejala flu, seperti mengonsumsi kaldu atau makanan cair yang lembut dan tidak pedas. Penting juga untuk tetap terhidrasi dan minum banyak cairan seperti air atau minuman elektrolit.

Selama proses pemulihan, sebaiknya batasi makanan manis, terutama gula olahan, karena bisa menekan sistem kekebalan tubuh sehingga tidak optimal untuk melawan infeksi. Jika menginginkan sesuatu yang manis saat sakit, pilihlah buah segar sebagai gantinya.

Terkadang, yang sebenarnya dibutuhkan tubuh saat sakit adalah beristirahat dan merawat diri. Pastikan mengonsumsi makanan bergizi, tetap terhidrasi, dan istirahat cukup. Secara umum, tips ini dapat membantu meredakan gejala dalam beberapa hari. Namun, jika mengalami gejala yang berkepanjangan atau memburuk, segera buat janji temu dengan dokter.

Referensi

"Should You Eat Spicy Foods When You Have the Flu?". Everyday Health. Diakses Januari 2026.

Taylor, Samuel J., Tracy S. Mann, and Peter J. Henry. “Influence of Influenza a Infection on Capsaicin-Induced Responses in Murine Airways.” Journal of Pharmacology and Experimental Therapeutics 340, no. 2 (November 8, 2011): 377–85.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us

Latest in Health

See More

Bolehkan Makan Makanan Pedas saat Sakit Flu?

14 Jan 2026, 05:06 WIBHealth