ilustrasi tidur (unsplash.com/Vitaly Gariev)
Kamu bisa mencoba tips di bawah ini agar tidak mengantuk saat puasa:
Prioritaskan kualitas tidur: Tidur lebih awal dan ciptakan lingkungan tidur yang gelap serta tenang. Konsistensi membantu ritme sirkadian tetap stabil.
Tambahkan power nap singkat: Tidur siang 20–30 menit terbukti meningkatkan kewaspadaan tanpa menyebabkan sleep inertia (rasa pusing setelah bangun). Banyak ahli mendukung manfaat power nap untuk performa kognitif.
Siapkan menu sahur tinggi protein dan serat: Protein membantu rasa kenyang lebih lama dan menjaga stabilitas gula darah. Sertakan telur, yoghurt, kacang, atau oatmeal.
Cukupi asupan cairan: Penuhi kebutuhan cairan antara berbuka hingga sahur. Hindari minuman berkafein berlebihan karena bersifat diuretik ringan.
Kurangi gula sederhana saat berbuka: Lonjakan gula darah yang cepat diikuti penurunan drastis dapat memicu rasa lemas dan kantuk.
Lakukan aktivitas fisik ringan: Olahraga ringan seperti jalan santai meningkatkan sirkulasi darah dan membantu energi lebih stabil.
Manfaatkan paparan cahaya matahari: Cahaya alami membantu menyinkronkan ritme sirkadian dan meningkatkan kewaspadaan.
Atur jadwal kerja: Kerjakan tugas paling berat saat energi masih optimal, biasanya pagi hari setelah sahur.
Kurangi ketergantungan terhadap kafein secara bertahap: Jika terbiasa minum kopi, kurangi perlahan sebelum Ramadan untuk meminimalkan gejala withdrawal.
Rasa ngantuk saat puasa merupakan hasil interaksi kompleks antara ritme biologis, kualitas tidur, asupan nutrisi, dan hidrasi. Memahami mekanismenya membantu kamu mengambil langkah yang lebih tepat.
Saat berpuasa, kamu tetap bisa produktif jika tubuh diberi kesempatan beradaptasi secara sehat. Dengan manajemen tidur yang baik, asupan gizi seimbang, serta strategi sederhana seperti power nap dan aktivitas fisik ringan, energi bisa tetap terjaga hingga waktu berbuka tiba.
Referensi
“Circadian Rhythms.” National Institute of General Medical Sciences. Diakses Februari 2026.
“How Much Sleep Do Adults Need?” American Academy of Sleep Medicine. Diakses Februari 2026.
David S. Ludwig, “The Glycemic Index,” JAMA 287, no. 18 (May 8, 2002): 2414, https://doi.org/10.1001/jama.287.18.2414.
"Dietary Reference Intakes for Water." National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine. Diakses Februari 2026.
“Caffeine Withdrawal.” Johns Hopkins Medicine. Diakses Februari 2026.
“The Benefits of Napping.” Harvard Medical School. Diakses Februari 2026.
“Physical Activity Guidelines.” World Health Organization. Diakses Februari 2026.