Ketika mudik dilakukan saat masih berpuasa, tubuh harus beradaptasi dengan dua hal sekaligus, yaitu perubahan pola makan dan aktivitas perjalanan jauh. Kondisi ini bisa memicu keluhan lambung pada beberapa orang.
Rasa panas di dada, mual, atau sensasi asam di tenggorokan sering muncul ketika lambung tidak nyaman. Gejala tersebut berkaitan dengan gastroesophageal reflux, yaitu kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan.
Selama puasa, lambung berada dalam keadaan kosong lebih lama. Saat ini dikombinasikan dengan stres perjalanan, kurang tidur, atau pola makan yang tidak teratur saat sahur dan berbuka, risiko kambuhnya keluhan lambung bisa meningkat.
Refluks asam terjadi ketika katup antara lambung dan kerongkongan (lower esophageal sphincter/LES) melemah atau terbuka pada waktu yang tidak tepat sehingga asam lambung mengalir kembali ke atas. Dengan persiapan yang tepat, risiko ini dapat diminimalkan.
