Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Campak Bisa Menyebabkan “Immune Amnesia”, Apa Artinya?

Campak Bisa Menyebabkan “Immune Amnesia”, Apa Artinya?
ilustrasi anak sakit sampak (pexels.com/Gustavo Fring)
Intinya Sih
  • Campak dapat menyebabkan immune amnesia, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh kehilangan sebagian memori terhadap infeksi yang pernah dilawan sebelumnya.

  • Virus campak menyerang sel memori imun, sehingga tubuh bisa kembali rentan terhadap berbagai penyakit lain selama berbulan-bulan hingga beberapa tahun.

  • Vaksinasi campak tidak hanya mencegah infeksi, tetapi juga melindungi sistem imun dari efek immune amnesia.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Campak sering dipahami sebagai penyakit infeksi yang ditandai demam tinggi, batuk, dan ruam. Gejala tersebut memang paling terlihat. Namun, virus campak memiliki dampak yang lebih kompleks pada sistem kekebalan tubuh.

Infeksi campak dapat menyebabkan fenomena yang disebut immune amnesia. Kondisi ini membuat sistem imun kehilangan sebagian ingatan terhadap patogen yang pernah dikenali sebelumnya. Dengan kata lain, setelah sembuh dari campak, tubuh bisa menjadi lebih rentan terhadap penyakit lain yang sebelumnya sudah pernah dilawan.

Table of Content

1. Apa itu immune amnesia?

1. Apa itu immune amnesia?

Sistem kekebalan tubuh bekerja dengan cara yang cerdas. Ketika tubuh terpapar virus atau bakteri, sel imun akan mengenali patogen tersebut dan menyimpan memori tentangnya, memungkinkan tubuh merespons lebih cepat jika patogen yang sama muncul kembali. Namun, infeksi virus campak dapat mengganggu mekanisme ini.

Sebuah studi menunjukkan, virus campak mampu menginfeksi dan menghancurkan sel B memori, yaitu sel imun yang menyimpan informasi tentang patogen yang pernah masuk ke tubuh.

Akibatnya, sebagian memori imun yang telah terbentuk sebelumnya bisa hilang. Para peneliti menyebutnya sebagai immune amnesia, karena sistem kekebalan tubuh seolah lupa terhadap berbagai infeksi yang pernah dialami.

Dampaknya, setelah sakit campak, seseorang dapat menjadi lebih rentan terhadap penyakit lain seperti pneumonia, infeksi bakteri, atau penyakit virus lain yang sebelumnya mungkin sudah pernah dihadapi oleh sistem imun.

2. Bagaimana virus campak menghapus memori imun?

Ruam campak di punggung pada hari kelima penyakit.
Ruam campak di punggung pada hari kelima penyakit. (CDC/Public Health Image Library (PHIL), ID#24422)

Virus campak punya kemampuan unik untuk menyerang sel imun tertentu. Virus ini menggunakan reseptor yang disebut CD150 (reseptor SLAM) untuk masuk ke dalam sel kekebalan seperti sel B dan sel T.

Sel-sel ini merupakan komponen penting dalam sistem imun adaptif, yaitu bagian sistem kekebalan yang bertugas mengenali dan mengingat patogen secara spesifik. Ketika virus campak menginfeksi sel-sel tersebut, sebagian dari sel memori yang menyimpan “arsip” infeksi masa lalu dapat rusak atau hilang.

Penelitian lain menunjukkan bahwa infeksi campak dapat mengurangi hingga 11–73 persen repertoar antibodi yang sudah dimiliki seseorang. Artinya, banyak antibodi yang sebelumnya membantu melawan berbagai penyakit dapat hilang setelah infeksi campak.

Kehilangan memori imun ini tidak selalu permanen. Sistem imun memang dapat membangun kembali memori baru dari waktu ke waktu. Namun, proses tersebut bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga beberapa tahun, selama tubuh kembali terpapar berbagai mikroorganisme dan membangun respons imun baru.

3. Risiko bahaya immune amnesia

Efek immune amnesia menjelaskan mengapa campak sering diikuti oleh peningkatan risiko infeksi lain. Bahkan setelah gejala campak sembuh, kondisi tubuh bisa lebih rentan terhadap penyakit.

Penelitian epidemiologi menemukan bahwa setelah wabah campak, angka kematian akibat penyakit infeksi lain pada anak dapat meningkat selama dua hingga tiga tahun berikutnya. Para peneliti menduga ini terjadi karena sistem imun anak masih dalam proses membangun kembali memori imun yang hilang.

Organisasi kesehatan global juga menekankan bahwa komplikasi campak tidak hanya terbatas pada infeksi akut, tetapi juga termasuk efek jangka panjang terhadap sistem kekebalan tubuh.

Dengan kata lain, campak dapat memengaruhi cara sistem imun bekerja dalam jangka waktu yang cukup lama.

Temuan tentang immune amnesia mengubah cara para ilmuwan memahami dampak infeksi campak. Selain demam dan ruam, campak ternyata juga bisa memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Maka dari itu, pencegahan campak menjadi sangat penting. Vaksinasi tidak hanya melindungi kamu dari infeksi virus campak, tetapi juga membantu menjaga sistem imun agar tetap memiliki memori yang kuat terhadap berbagai penyakit lain.

Referensi

Michael J. Mina et al., “Measles Virus Infection Diminishes Preexisting Antibodies That Offer Protection From Other Pathogens,” Science 366, no. 6465 (October 31, 2019): 599–606, https://doi.org/10.1126/science.aay6485.

Sallie R. Permar, Diane E. Griffin, and Norman L. Letvin, “Immune Containment and Consequences of Measles Virus Infection in Healthy and Immunocompromised Individuals,” Clinical and Vaccine Immunology 13, no. 4 (April 1, 2006): 437–43, https://doi.org/10.1128/cvi.13.4.437-443.2006.

Brigitta M. Laksono et al., “Studies Into the Mechanism of Measles-associated Immune Suppression During a Measles Outbreak in the Netherlands,” Nature Communications 9, no. 1 (November 19, 2018): 4944, https://doi.org/10.1038/s41467-018-07515-0.

Velislava N. Petrova et al., “Incomplete Genetic Reconstitution of B Cell Pools Contributes to Prolonged Immunosuppression After Measles,” Science Immunology 4, no. 41 (October 31, 2019), https://doi.org/10.1126/sciimmunol.aay6125.

Michael J. Mina et al., “Long-term Measles-induced Immunomodulation Increases Overall Childhood Infectious Disease Mortality,” Science 348, no. 6235 (May 7, 2015): 694–99, https://doi.org/10.1126/science.aaa3662.

Centers for Disease Control and Prevention. “Measles (Rubeola).” Diakses Maret 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us

Latest in Health

See More