Saat mudik, kamu biasanya akan menghadapi kerumunan. Misalnya di terminal, bandara, pelabuhan, stasiun kereta, hingga rest area. Ini merupakan lingkungan yang ideal bagi penularan penyakit, termasuk campak.
Campak adalah salah satu penyakit paling menular di dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 90 persen orang yang tidak memiliki kekebalan dapat tertular jika berada di dekat seseorang yang terinfeksi. Virus campak juga dapat bertahan di udara atau di permukaan benda hingga dua jam setelah orang yang terinfeksi meninggalkan ruangan.
Perjalanan mudik yang melibatkan banyak orang dari berbagai daerah membuat risiko penularan makin tinggi. Karena itu, memahami cara mencegah campak selama perjalanan menjadi langkah penting, terutama bagi bayi, anak-anak, orang dewasa, dan lansia yang memiliki tingkat kerentanan berbeda.
