Di sebuah klinik kanker di Michigan, Amerika Serikat (AS), ratusan pasien menerima infus dan suntikan yang mereka anggap diperlukan untuk menghadapi penyakitnya. Penyelidikan federal kemudian menemukan bahwa 553 pasien telah diberi tindakan yang sebenarnya tidak diperlukan secara medis.
Kasus tersebut merupakan salah satu contoh ekstrem mengenai bagaimana kepercayaan pasien dapat disalahgunakan dan bagaimana praktik medis yang menyimpang dapat membahayakan keselamatan pasien.
Tidak ada lembaga internasional yang membuat pemeringkatan skandal medis berdasarkan jumlah korban atau besarnya kerugian. Artikel ini memuat deretan kasus yang terdokumentasi melalui putusan pengadilan atau penyelidikan resmi, dengan mempertimbangkan skala penyimpangan, jumlah pasien yang terdampak, serta risiko dan dampaknya terhadap keselamatan pasien.
