Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Diet untuk Psoriasis: Pola Makan yang Bisa Bantu Redakan Gejala

Psoriasis.
ilustrasi psoriasis (pexels.com/Suze777)
Intinya sih...
  • Hubungan antara diet dan psoriasis sangat penting, karena banyak makanan dapat menyebabkan peradangan di tubuh.
  • Makanan yang berdampak positif untuk psoriasis meliputi diet rendah kalori, bebas gluten, kaya akan antioksidan, dan minyak ikan. Hindari: alkohol, susu, karbohidrat olahan, lemak jenuh dan trans.
  • Diet Mediterania merupakan pola makan yang direkomendasikan oleh para ahli untuk menurunkan tingkat keparahan gejala psoriasis dalam jangka panjang.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lebih dari kulit memerah dan bersisik, psoriasis merupakan peradangan kronis yang bisa memengaruhi kualitas hidup seseorang. Tersedia bermacam pengobatan psoriasis, mulai dari salep kulit hingga obat-obatan yang mengubah sistem kekebalan tubuh. Namun, yang tidak banyak disadari adalah apa yang kamu konsumsi juga memengaruhi kondisi psoriasis.

Diet untuk psoriasis bukan berarti pola makan yang ketat dan menyiksa, melainkan upaya memilih makanan yang membantu meredakan peradangan dari dalam tubuh. Dengan pendekatan yang tepat, perubahan kecil pada menu makan harian bisa memberi dampak yang terasa pada kondisi kulit.

1. Hubungan antara psoriasis dan diet

Psoriasis merupakan gangguan kulit autoimun kronis atau jangka panjang. Pada psoriasis, tubuh secara keliru menyerang jaringannya sendiri. Tubuh mulai memproduksi sel kulit secara berlebihan, yang menyebabkan terbentuknya plak pada kulit. Plak ialah bercak merah dan bersisik yang terasa gatal atau nyeri. Terkadang, psoriasis disertai dengan artritis psoriatik, suatu kondisi peradangan sendi.

Kedua kondisi ini tidak disebabkan oleh makanan yang kamu konsumsi, tetapi ada hubungan penting antara diet dan psoriasis. Banyak makanan diketahui menyebabkan peradangan di seluruh tubuh. Pada beberapa orang, iritasi yang meluas ini dapat memperburuk gejala psoriasis.

2. Makanan yang harus dikonsumsi

Berikut adalah makanan yang berdampak positif untuk psoriasis:

  • Diet rendah kalori: Para ahli berspekulasi bahwa orang yang mengalami obesitas mungkin mengalami peradangan di dalam tubuh, yang memperburuk psoriasis. Diet rendah kalori yang meningkatkan peluang penurunan berat badan mungkin bermanfaat untuk perbaikan gejala psoriasis.
  • Diet bebas gluten: Mereka yang memiliki penyakit celiac atau alergi gandum mungkin mengalami perbaikan gejala dengan menghindari gluten.
  • Diet kaya akan antioksidan: Buah dan sayuran kaya akan antioksidan dan mungkin memiliki efek antiinflamasi bagi orang dengan psoriasis.
  • Minyak ikan: Kandungan lemak tak jenuh ganda omega-3, dapat memperbaiki gejala psoriasis. Minyak ikan bersifat antiinflamasi, sehingga dapat membantu mengatasi kondisi peradangan seperti psoriasis.

3. Makanan dan minuman yang harus dihindari oleh pasien psoriasis

Psoriasis.
ilustrasi psoriasis (pixabay.com/Miller_Eszter)

Banyak makanan tinggi kalori yang dapat menyebabkan penambahan berat badan dan bersifat inflamasi. Ini dia makanan inflamasi yang dapat memperburuk gejala psoriasis:

  • Alkohol: Hati harus memproduksi zat kimia untuk memetabolisme alkohol, yang dapat menyebabkan peradangan jangka panjang jika dikonsumsi secara berlebihan atau teratur. Alkohol juga dapat merusak bakteri baik di usus, yang dapat menyebabkan peradangan di usus besar dan usus kecil.
  • Susu: Banyak produk susu cenderung tinggi lemak, yang dapat menyebabkan peradangan. Produk yang mengandung susu sapi juga mengandung kasein, protein yang sulit dicerna oleh sebagian orang. Orang yang mengalami intoleransi laktosa tidak memiliki cukup enzim pencernaan laktase. Iritasi gastrointestinal kronis akibat kondisi ini dapat memperburuk peradangan.
  • Karbohidrat olahan: Karbohidrat olahan tidak mengandung serat dan cenderung mengandung banyak gula, yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Karbohidrat olahan juga meningkatkan produk akhir glikasi lanjutan, yaitu zat dalam darah yang dapat menyebabkan peradangan.
  • Makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans:Lemak ini meningkatkan jumlah lipoprotein densitas rendah/LDL dalam darah (kolesterol jahat). Ada hubungan antara kelebihan lemak dalam tubuh dan perkembangan psoriasis serta memburuknya gejala psoriasis.

4. Diet Mediterania dan psoriasis

Pola makan seimbang yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh berpotensi membantu menurunkan tingkat keparahan gejala psoriasis dalam jangka panjang. Manfaat ini biasanya lebih terasa pada pasien psoriasis yang juga memiliki masalah berat badan, karena peradangan dalam tubuh sering kali berkaitan dengan kondisi tersebut.

Salah satu pola makan yang paling sering direkomendasikan oleh para ahli adalah diet Mediterania. Pola makan ini kaya akan bahan pangan yang baik untuk kesehatan jantung serta mengandung banyak zat antiinflamasi.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa diet Mediterania dapat menurunkan risiko penyakit serius seperti serangan jantung, stroke, hingga kanker. Dalam konteks psoriasis, diet ini dinilai efektif karena menekankan konsumsi makanan alami, rendah lemak, rendah kalori, dan memiliki efek antiperadangan yang membantu mengendalikan gejala.

5. Perawatan psoriasis yang populer

Perawatan saat ini berfokus pada pengelolaan gejala psoriasis, yang cenderung datang dan pergi. Krim dan salep membantu mengurangi peradangan dan pergantian sel kulit, mengurangi munculnya bercak. Bahan-bahan yang ditemukan dalam perawatan topikal mungkin termasuk:

  • Coal tar.
  • Ditranol.
  • Kortikosteroid.
  • Analog vitamin D.
  • Retinoid.

Terapi cahaya juga terbukti membantu mengurangi kekambuhan pada beberapa orang. Untuk kasus yang lebih parah, dokter dapat menggunakan obat-obatan, seperti metotreksat atau siklosporin, yang menekan sistem kekebalan tubuh atau memblokir aksi sel kekebalan tertentu.

Diet untuk psoriasis bukan tentang mencari pola makan yang sempurna, melainkan menemukan apa yang paling cocok untuk tubuh masing-masing, sambil tetap melanjutkan pengobatan dari dokter agar gejala bisa lebih terkontrol dan hidup terasa lebih nyaman.

Referensi

Cleveland Clinic. Diakses pada Januari 2026. "Psoriasis and Diet: How Foods Can Impact Inflammation."

Healthline. Diakses pada Januari 2026. "Can Diet Help Treat Psoriasis?"

Johns Hopkins Medicine. Diakses pada Januari 2026. "Psoriasis Diet: Foods to Eat and Avoid If You Have Psoriasis."

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us

Latest in Health

See More

Diet untuk Psoriasis: Pola Makan yang Bisa Bantu Redakan Gejala

24 Jan 2026, 12:11 WIBHealth