Urgensi pencegahan demam berdarah dengue (DBD) makin meningkat seiring dampak perubahan iklim yang kian nyata. Peluang terbentuknya El Niño mencapai 80 persen pada periode Juni hingga Agustus 2026, dan berpotensi berlanjut dengan probabilitas di atas 90 persen sampai akhir tahun.
Sebagian besar model prakiraan iklim memperkirakan El Niño kali ini akan mencapai intensitas sedang hingga kuat. Kondisi ini diperkirakan memengaruhi suhu udara dan pola curah hujan di berbagai wilayah Indonesia, berpotensi memperluas habitat dan mempercepat siklus hidup nyamuk Aedes aegypti sehingga meningkatkan risiko penyebaran DBD secara lebih luas dan potensi wabah yang berkepanjangan.
