American Pregnancy Association. (n.d.). 14 weeks pregnant: What to expect. Diakses Januari 2026.
What to Expect. (n.d.). Week 14 of pregnancy: Signs, symptoms, and baby development. Diakses Januari 2026.
BabyCenter. (n.d.). Pregnancy week by week: 14 weeks pregnant. Diakses Januari 2026.
National Health Service. (n.d.). Pregnancy week-by-week guide: Week 14 (second trimester). Diakses Januari 2026.
Pregnancy, Birth and Baby. (n.d.). Pregnancy at week 14: What’s happening. Diakses Januari 2026.
Fakta Hamil Usia 14 Minggu: Janin Seukuran Buah Persik

- Usia kehamilan 14 minggu: janin seukuran buah persik, berukuran 8,9 cm dan berat 42,5 gram. Janin sudah bisa membuat ekspresi wajah di dalam rahim.
- Ibu hamil mungkin mengalami noda kuning dalam bra yang merupakan kolostrum, serta sensasi nyeri di area perut bagian bawah karena otot dan ligamen mulai melebar.
- Perhatikan obat yang dikonsumsi dan tes darah untuk memprediksi risiko kehamilan dengan Down syndrome.
Selamat datang di trimester kedua!
Pada usia kehamilan 14 minggu, banyak ibu hamil mulai merasa lebih lapar, lebih bertenaga, dan tidak terlalu mual lagi karena gejala kehamilan trimester pertama mulai menghilang.
Perlu diingat, janin belum membutuhkan ekstra kalori di fase ini. Terlalu banyak peningkatan berat badan justru tidak bagus untuk ibu hamil maupun janin. Jika memang lapar, usahakan untuk tetap mengonsumsi camilan yang sehat dan rendah gula.
Perubahan yang terjadi pada janin usia 14 minggu

Pada usia kehamilan 14 minggu, janin akan berukuran sekitar 8,9 cm atau seukuran buah persik dengan berat sekitar 42,5 gram. Dengan pertumbuhan otot yang mulai sempurna, janin kini sudah bisa membuat ekspresi wajah di dalam rahim.
Tubuh janin juga akan mulai terbentuk dengan proporsional sehingga ukuran kepala tidak lagi menjadi bagian terbesar. Rambut halus dan alis mulai terbentuk, ginjal janin sudah bisa membuat urin, serta liver mulai membentuk empedu.
Detak jantung janin di usia kehamilan 14 minggu juga sudah lebih jelas terdengar. Jangan lupa untuk request ke dokter kandungan saat kamu melakukan kontrol rutin, ya!
Gejala fisik yang dialami ibu hamil

Kamu mungkin akan menyadari ada noda kuning dalam bra, kemungkinan besar ini adalah kolostrum, yang merupakan air susu pertama yang akan kamu produksi. Tanyakan kepada dokter atau bidan jika ada perubahan warna atau aroma dalam kolostrum.
Rahim yang terus berkembang dan pada usia kehamilan 14 minggu akan menekan kantung kemih, sehingga kamu akan lebih sering buang air kecil. Meski begitu, jangan sampai asupan air berkurang hanya karena kamu tidak ingin terlalu sering buang air kecil. Penting bagi ibu hamil untuk selalu terhidrasi dengan cukup selama kehamilan.
Pada usia kehamilan 14 minggu, kamu mungkin akan mengalami sensasi nyeri di area perut bagian bawah karena otot dan ligamen di abdomen mulai melebar karena ukuran rahim yang juga membesar. Jika rasa nyeri tak tertahankan, segera konsultasikan ke dokter atau bidan.
Tips kehamilan usia 14 minggu

Pada usia kehamilan 14 minggu, sistem imun dalam tubuh akan sedikit menurun untuk mencegah penolakan tubuh akibat perkembangan janin dalam rahim, sehingga kamu akan mudah terkena batuk pilek dan demam. Perbanyak asupan vitamin C untuk menunjang sistem imun.
Selama kehamilan, perhatikan obat apa pun yang kamu konsumsi. Dokter biasanya akan memberikan daftar obat yang aman dan yang tidak boleh dikonsumsi. Beberapa pengobatan herbal dan homeopati mungkin tidak aman dikonsumsi selama kehamilan sehingga kamu harus ekstra berhati-hati terhadap segala bentuk pengobatan.
Pada usia kehamilan 14 minggu, biasanya akan ada tes darah yang digunakan untuk memprediksi risiko kehamilan dengan Down syndrome. Hasil tes akan menentukan apakah kamu akan disarankan menjalani pengambilan sampel chorionic villus (CVS) atau prosedur amniosentesis. Kedua tes ini biasanya digunakan untuk mendiagnosis Down syndrome dan kelainan kromosom lainnya.
Kedua prosedur tersebut memiliki risiko kecil terjadinya keguguran. Bidan atau dokter akan menjelaskan setiap prosedur yang mungkin perlu dijalani jika diperlukan. Kamu juga perlu mengetahui bahwa sejak akhir 2012 telah diperkenalkan tes baru berupa pemeriksaan DNA melalui darah yang membantu menghindari prosedur invasif, yaitu non-invasive prenatal test (NIPT).
Dengan memahami berbagai pilihan pemeriksaan yang tersedia, kamu dapat mengambil keputusan yang lebih tepat sesuai kondisi. Konsultasi dengan tenaga medis tetap menjadi langkah penting untuk memahami manfaat dan risikonya. Pemeriksaan yang tepat membantu mempersiapkan kehamilan dengan lebih tenang dan terencana.
Referensi:


















