Aorta keluar langsung dari jantung lalu membentang melewati dada dan perut untuk mendistribusikan darah ke seluruh tubuh. Karena ukurannya besar dan cabangnya menuju banyak organ, gangguan pada pembuluh darah ini tidak selalu menghasilkan satu jenis gejala.
Aneurisme, yakni kondisi pelebaran atau penonjolan abnormal pada dinding pembuluh darah yang berisiko pecah, bisa tidak disadari penderitanya. Diseksi (robekan) bisa muncul dalam hitungan detik dengan nyeri hebat. Penyempitan bawaan seperti koarktasio bahkan bisa baru diketahui setelah seseorang bertahun-tahun mengalami hipertensi.
Para ahli membahas penyakit aorta sebagai kelompok kondisi yang luas, mulai dari aneurisme dan sindrom aorta akut hingga penyakit bawaan serta gangguan inflamasi.
Berikut tanda-tanda gangguan aorta yang perlu dikenali.
