Beberapa langkah yang dapat membantu menjaga tekanan darah tetap sehat, antara lain:
Memeriksa tekanan darah secara rutin setiap tahun.
Menjaga berat badan ideal.
Mengurangi konsumsi makanan tinggi garam.
Memperbanyak buah, sayur, dan biji-bijian utuh.
Berolahraga setidaknya 60 menit setiap hari.
Menghindari alkohol, rokok, dan penyalahgunaan obat-obatan.
Berkonsultasi dengan dokter jika mengonsumsi obat yang berpotensi meningkatkan tekanan darah.
Tekanan darah tinggi pada remaja sering kali tidak menimbulkan gejala sehingga mudah terlewatkan. Karena hipertensi dapat menyebabkan komplikasi serius di masa depan, pemeriksaan tekanan darah secara rutin dan penerapan gaya hidup sehat menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan remaja.
Referensi
American Academy of Family Physicians. Diakses pada Juni 2026. "High Blood Pressure in Children and Adolescents."
American Academy of Pediatrics. Diakses pada Juni 2026. "Screening & Treating Kids for High Blood Pressure: AAP Report Explained."
American Heart Association (AHA). Diakses pada Juni 2026. "Top 10 Things to Know About High Blood Pressure Guidelines (severe hypertension symptoms)"
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada Juni 2026. "High Blood Pressure in Teens."
Pediatric Cardiology Associates of Houston. Diakses pada Juni 2026. "High Blood Pressure in Children."
The Royal Children's Hospital. Diakses pada Juni 2026. "Hypertension in Children and Adolescents."