Jemaah haji usai salat subuh di Masjid Nabawi, Madinah. (Media Center Haji 2025/Rochmanudin)
Selain vaksinasi, menjaga kebersihan tangan dan menggunakan masker di tempat ramai dapat membantu mengurangi risiko penularan infeksi saluran napas. Hindari berbagi alat makan, botol minum, handuk, atau alat pribadi lain dengan orang lain.
Jemaah haji juga sebaiknya segera memeriksakan diri jika mengalami demam tinggi, sakit kepala berat, muntah, leher kaku, ruam, atau penurunan kesadaran.
Pada meningitis, penanganan dini sangat penting karena penyakit ini dapat memburuk dengan sangat cepat.
Vaksinasi tetap menjadi perlindungan utama, tetapi langkah-langkah sederhana seperti cukup istirahat, cukup minum, dan menjaga kebersihan tetap penting untuk membantu tubuh menghadapi risiko infeksi selama haji.
Meningitis meningokokus memang tidak sesering flu atau batuk pilek selama haji, tetapi dampaknya bisa fatal. Penyakit ini dapat berkembang cepat dan menyebabkan komplikasi serius, bahkan kematian, jika tidak segera ditangani.
Karena itu, vaksin meningitis bukan cuma syarat administratif haji. Vaksin ini adalah salah satu perlindungan paling penting bagi jemaah, keluarga, dan orang-orang di sekitar mereka setelah pulang ke tanah air.
Referensi
Jaffar A. Al-Tawfiq, Shui-Shan Lee, and Ziad A. Memish, “Emergence of Invasive Meningococcal Disease During Hajj Pilgrimage – Vigilance and Preparedness, in the Post-pandemic Year,” International Journal of Infectious Diseases 145 (May 8, 2024): 107092, https://doi.org/10.1016/j.ijid.2024.107092.
Raghad Alhajaji et al., “Neisseria Meningitidis Carriage Among Hajj and Umrah Pilgrims: A Systematic Review and Meta-Analysis,” European Journal of Medical Research 30, no. 1 (August 5, 2025): 710, https://doi.org/10.1186/s40001-025-02926-4.
World Health Organization. “Invasive Meningococcal Disease – Kingdom of Saudi Arabia.” Diakses April 2026.
World Health Organization Regional Office for the Eastern Mediterranean. “Umrah and Hajj Safety.” Diakses April 2026.
Ministry of Health Saudi Arabia. “Hajj Vaccinations 1446.” Diakses April 2026.