ilustrasi mata lelah (freepik.com/freepik
Setelah mengetahui penyebabnya, kamu bisa mulai menjaga kesehatan mata selama puasa. Ikuti beberapa tips ini agar matamu tidak cepat lelah atau terasa berat:
Jangan minum banyak sekaligus, tapi sebar asupan cairan secara merata antara berbuka dan sahur. Kamu bisa terapkan pola 2-4-2, misalnya dua gelas saat berbuka, empat gelas pada malam hari, dan dua gelas saat sahur.
Selain itu, konsumsi juga makanan tinggi air seperti mentimun, semangka, jeruk, dan sayuran hijau. Batasi minuman berkafein yang bisa membuat tubuh semakin dehidrasi, ya.
Meski jadwal tidur berubah saat Ramadan, pastikan total tidur tetap 6—7 jam setiap hari. Tidur siang singkat bisa membantu mengompensasi malam yang terganggu. Ciptakan juga lingkungan tidur yang nyaman, seperti gelap, sejuk, dan bebas layar, agar mata lebih rileks dan tidak cepat lelah.
Jika harus menggunakan gadget atau membaca, ikuti aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit alihkan pandangan ke benda sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Selain itu, atur kecerahan layar, kurangi pantulan cahaya, dan gunakan filter cahaya biru untuk mengurangi ketegangan mata.
Mata juga butuh energi dan nutrisi. Pilih makanan yang mengandung protein, serat, lemak sehat, vitamin A, C, E, omega-3, dan antioksidan. Misalnya ikan berlemak, kacang-kacangan, sayuran hijau, wortel, jeruk, dan paprika. Hindari makanan terlalu berat atau berminyak agar tubuh tidak cepat lelah.
Jika mata terasa lelah atau pusing, kompres dengan air dingin bisa membantu meredakan ketegangan. Gunakan es yang dibungkus kain lembut dan tempelkan di area mata atau dahi sebentar. Cara ini membantu mengurangi peradangan pada saraf atau pembuluh darah yang sering menyebabkan rasa tidak nyaman.