ISPA yang sesekali terjadi umumnya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Namun, pemeriksaan medis sebaiknya dilakukan jika infeksi terus berulang, berlangsung lebih lama dari biasanya, atau tidak membaik setelah mendapatkan pengobatan.
Waspadai juga gejala seperti demam berkepanjangan, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, batuk berdarah, dan sesak napas. Dokter dapat mengevaluasi kondisi paru-paru, alergi, serta fungsi sistem kekebalan untuk menemukan penyebabnya.
Pada akhirnya, ISPA berulang tidak selalu berarti seseorang memiliki daya tahan tubuh yang buruk. Paparan kuman, kebiasaan sehari-hari, gangguan saluran pernapasan, hingga penyakit tertentu bisa menjadi pemicunya. Mengetahui penyebab yang mendasari keluhan penting agar penanganan tidak hanya berfokus pada gejala, tetapi juga mencegah infeksi kembali terjadi.
Referensi
Eureka. Diakses pada November 2026. "Why do I Keep Getting One Respiratory Infection After Another?"
Florida Medical Clinic. Diakses pada November 2026. "Why You Keep Getting Respiratory Infections & Understanding When to See a Doctor."
Immune Deficiency Foundation. Diakses pada November 2026. "Respiratory Health."
WebMD. Diakses pada November 2026. "Respiratory Infections: Symptoms, Causes, and Treatment."