ilustrasi minuman soda (pexels.com/alleksana)
Minuman bersoda memang terasa menyegarkan, terutama saat dinikmati bersama makanan favorit di tengah cuaca yang panas. Namun, kandungan gas di dalamnya dapat membuat perut terasa penuh, kembung, dan kurang nyaman. Kondisi ini dapat meningkatkan tekanan pada lambung sehingga gejala maag lebih mudah kambuh atau terasa semakin mengganggu.
Selain itu, sebagian besar minuman bersoda juga memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi sehingga dapat mengiritasi lambung. Kombinasi antara gas dan kandungan asam membuat minuman bersoda kurang ideal bagi penderita maag, terutama saat gejala sedang kambuh. Menggantinya dengan air putih atau minuman rendah asam merupakan pilihan yang lebih baik untuk menjaga kenyamanan lambung.
Maag yang sering kambuh bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, mengenali dan menghindari makanan pemicunya menjadi langkah sederhana yang patut dilakukan. Yuk, mulai jaga pola makan dari sekarang agar lambung tetap nyaman dan terhindar dari gejala maag yang mengganggu
Referensi
“Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Gastritis pada Pasien yang Berobat di Puskesmas.” Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF). Diakses Juni 2026.
“Hubungan Pola Makan dengan Timbulnya Gastritis pada Pasien di Universitas Muhammadiyah Malang Medical Center (UMC).” Jurnal Keperawatan. Diakses Juni 2026.
“Relationship between Irritative Food Consumption and Dyspepsia Syndrome Among Medical Students at The University of Muslim Indonesia.” Jurnal Kesehatan. Diakses Juni 2026.