ilustrasi pasien kanker (pexels.com/Ivan Samkov)
Walaupun hasil penelitian awal terlihat menjanjikan, tetapi para ahli menekankan bahwa manfaat puasa pada kanker masih berada dalam tahap penelitian.
Sebagian besar studi yang menunjukkan manfaat puasa dilakukan pada model hewan atau uji klinis berskala kecil. Artinya, masih diperlukan penelitian yang lebih besar dan lebih panjang untuk memastikan efektivitas serta keamanannya pada pasien kanker.
Selain itu, banyak pasien kanker mengalami kondisi seperti penurunan berat badan atau kekurangan nutrisi. Dalam situasi tersebut, puasa justru dapat memperburuk kondisi kesehatan.
Karena itu, puasa tidak boleh dilakukan sebagai terapi kanker tanpa pengawasan medis.
Puasa telah menarik perhatian dunia medis karena kemampuannya memengaruhi metabolisme tubuh, hormon, dan proses biologis yang berkaitan dengan pertumbuhan sel.
Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa puasa jangka pendek mungkin membantu meningkatkan respons terhadap terapi kanker atau melindungi sel sehat dari efek samping pengobatan. Namun, puasa bukanlah pengobatan kanker. Bukti ilmiah yang ada masih terus berkembang, dan praktik ini harus dipertimbangkan secara hati-hati.
Bagi pasien kanker, keputusan untuk berpuasa sebaiknya selalu didiskusikan dengan dokter. Dengan pengawasan medis yang tepat, pasien dapat memastikan bahwa kebutuhan nutrisi dan kesehatan tetap terjaga selama menjalani pengobatan.
Referensi
Valter D. Longo and Mark P. Mattson, “Fasting: Molecular Mechanisms and Clinical Applications,” Cell Metabolism 19, no. 2 (January 16, 2014): 181–92, https://doi.org/10.1016/j.cmet.2013.12.008.
Safdie, Fernando M., Tanya Dorff, David Quinn, Luigi Fontana, Min Wei, Changhan Lee, Pinchas Cohen, and Valter D. Longo. “Fasting and Cancer Treatment in Humans: A Case Series Report.” Aging 1, no. 12 (December 31, 2009): 988–1007. https://doi.org/10.18632/aging.100114.
Federico Pietrocola et al., “Caloric Restriction Mimetics Enhance Anticancer Immunosurveillance,” Cancer Cell 30, no. 1 (July 1, 2016): 147–60, https://doi.org/10.1016/j.ccell.2016.05.016.
National Cancer Institute. “Fasting and Cancer Research.” Diakses Maret 2026.