Ilustrasi minum air dingin (pexels.com/Maurício Mascaro)
Saat cuaca panas, minum air memang menjadi cara terbaik untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Namun, hindari mengonsumsi air yang terlalu dingin dalam jumlah banyak sekaligus ketika tubuh masih sangat panas. Perubahan suhu yang mendadak dapat membuat sebagian orang mengalami rasa tidak nyaman, seperti perut terasa kram, nyeri, atau sensasi tidak nyaman pada tenggorokan.
"Jangan meminum air es secara berlebihan ketika cuaca panas karena memiliki efek negatif terhadap tubuh. Pertama, penyempitan pembuluh darah. Kedua, kontraksi pada perut dan usus. Ketiga, memicu gangguan pada saluran pernafasan. Keempat, meningkatkan resiko dehidrasi," jelas Agus Chen, ahli akupunktur, dalam akun Tiktok @akupunktur_dokterchen.
Sebagai gantinya, konsumsi air putih dengan suhu normal secara bertahap agar tubuh dapat beradaptasi dengan baik. Yang paling penting, pastikan kebutuhan cairan tetap terpenuhi untuk mencegah dehidrasi selama beraktivitas di cuaca panas.
Cuaca panas memang tidak dapat dihindari, tetapi dampaknya terhadap kesehatan dapat diminimalkan dengan kebiasaan yang benar dan tepat. Selain menggunakan perlengkapan yang mendukung saat beraktivitas di luar ruangan, penting juga untuk menghindari kebiasaan yang berisiko bagi tubuh setelah terpapar suhu tinggi.
Memberikan waktu bagi tubuh untuk menyesuaikan kembali suhunya, menjaga asupan cairan, serta merawat kulit dengan benar merupakan langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kondisi tubuh tetap prima. Dengan menerapkan kebiasaan tersebut, aktivitas di tengah cuaca panas pun dapat dilakukan dengan lebih aman dan nyaman.