Comscore Tracker

Sering Terbangun Tengah Malam? Mungkin 7 Hal ini Penyebabnya

Bisa menjadi pertanda masalah kesehatan yang serius

Setelah beraktivitas seharian penuh, yang kita inginkan adalah tidur nyenyak dan bangun dengan keadaan bugar di pagi hari. Namun, sebagian orang barangkali merasakan terbangun di tengah tidur lelap dan berakhir terjaga sepanjang malam. 

Tentu hal ini terasa menjengkelkan, apalagi jika kita mengalaminya hampir setiap malam. Jika hal ini terus menerus terjadi, kita bisa mengalami kekurangan tidur sehingga produktivitas berpotensi menurun.

Dirangkum dari Livestrong dan Healthline, berikut ini kemungkinan penyebab seseorang terbangun di tengah tidur di malam hari. Apakah kamu juga mengalami hal yang sama?

1. Menyimpan gawai dalam keadaan menyala

Sering Terbangun Tengah Malam? Mungkin 7 Hal ini Penyebabnyailustrasi tidur (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Gawai memancarkan sinar biru yang dapat membuat seseorang terjaga. Ini karena sinar biru dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur. Sebagai akibatnya, memainkan gawai sesaat sebelum tidur dan menyimpannya dalam keadaan menyala berpotensi mengganggu kualitas tidur seseorang.

Untuk mengatasi hal ini, matikan gawai dan redupkan lampu di seluruh ruangan dua setidaknya 3 jam sebelum tidur. Dilansir Harvard Health Publishing, ini bertujuan untuk memberikan sinyal kepada otak agar segera beristirahat. 

2. Terlalu banyak minum sebelum tidur

Sering Terbangun Tengah Malam? Mungkin 7 Hal ini Penyebabnyailustrasi menuangkan minuman (pexels.com/cottonbro)

Tubuh memerlukan cairan agar bisa berfungsi secara optimal. Namun idealnya kebutuhan cairan dipenuhi dari pagi hingga petang atau selama beraktivitas. Sementara menjelang waktu tidur, sebaiknya kurangi konsumsi cairan untuk menghindari frekuensi buang air kecil yang sering saat tidur.

Minum berlebihan sebelum tidur bisa menyebabkan kandung kemih penuh sehingga kita terbangun di tengah malam untuk pergi ke kamar mandi. Akan tetapi, jika ini tetap terjadi bahkan setelah kamu mengurangi jumlah konsumsi cairan, kamu perlu mengonsultasikannya kepada dokter. 

3. Gangguan prostat pada laki-laki

Sering Terbangun Tengah Malam? Mungkin 7 Hal ini Penyebabnyailustrasi orang sakit perut (freepik.com/gpointstudio)

Terbangun di tengah malam untuk pergi ke kamar mandi padahal tidak minum berlebihan sebelum tidur? Ini bisa menjadi pertanda gangguan prostat pada laki-laki, salah satunya adalah benign prostate hyperplasia, atau pembesaran kelenjar prostat.

Kelenjar prostat yang membesar dapat menekan kandung kemih sehingga tidak bisa menahan cairan seperti biasanya. Akibatnya, penderita mengalami peningkatkan frekuensi buang air kecil, khususnya di malam hari.

Baca Juga: Manfaat dan Tips Mendengarkan Musik Saat Tidur, Tidur Nyenyak!

4. Minum kopi 4 sampai 6 jam sebelum tidur

Sering Terbangun Tengah Malam? Mungkin 7 Hal ini Penyebabnyailustrasi orang minum kopi (freepik.com/diana.grytsku)

Kafein merupakan senyawa stimulan yang dapat merangsang otak dan sistem saraf, sehingga membuat kita lebih fokus dan terjaga. Kafein dianjurkan dikonsumsi di pagi atau siang hari dengan batas 400 miligram per hari, seperti dijelaskan Food and Drugs Administration (FDA). 

Dilansir Harvard Health Publishing, efek zat ini mencapai puncaknya tepat satu jam setelah dikonsumsi. Setelah 4 sampai 6 jam, sekitar 50 persen kafein akan dieliminasi dari tubuh.

Jika kamu mengonsumsi kopi di bawah 6 jam sebelum tidur, sisa kopi di dalam tubuh masih memberikan efek stimulan yang berpotensi mengganggu kualitas tidur. Oleh karena itu, hindari mengonsumsi minuman ini setidaknya 10 jam sebelum tidur agar mendapat tidur yang berkualitas.

5. Lingkungan tidur yang kurang ideal

Sering Terbangun Tengah Malam? Mungkin 7 Hal ini Penyebabnyailustrasi orang tidur (pexels.com/Ivan Oboleninov)

Siklus tidur dipengaruhi berbagai faktor, termasuk suhu, cahaya, dan kelembapan. Misalnya, suhu yang terlalu panas dapat mengganggu tahapan rapid eye movement (REM) atau disebut juga dengan istilah tidur bermimpi. Hal ini dijelaskan dalam laman Healthline.

Selain itu, cahaya juga memainkan peran penting dalam siklus tidur. Jam biologis manusia mengikuti ritme sirkadian yang dikendalikan oleh bagian otak yang bernama suprachiasmatic nucleus (SCN).

Bagian ini sensitif terhadap cahaya, sehingga cahaya menjadi isyarat penting dalam mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Oleh karena itu, lingkungan yang minim cahaya akan dipersepsikan sebagai sinyal agar tubuh segera beristirahat. 

6. Memiliki gangguan apnea tidur

Sering Terbangun Tengah Malam? Mungkin 7 Hal ini Penyebabnyailustrasi orang terbangun (pexels.com/cottonbro)

Gangguan ini menyebabkan penderitanya kesulitan bernapas dan sering terbangun saat tidur. Kondisi ini bisa disebabkan karena berbagai faktor, salah satunya adalah otot di belakang tenggorokan terlalu rileks sehingga menyulitkan penderitanya untuk bernapas.

Dikutip Mayo Clinic, perokok, orang yang mengalami obesitas, dan orang dengan riwayat penyakit gangguan tidur dalam keluarga berisiko mengalami sleep apnea. Jika kamu mengalami tanda-tanda seperti mendengkur, tersedak, atau tersengal-sengal saat tidur, bahkan terbangun karena sesak napas, kamu mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter.

7. Makan berat sebelum tidur

Sering Terbangun Tengah Malam? Mungkin 7 Hal ini Penyebabnyailustrasi orang makan (unsplash.com/Louis Hansel)

Sebelum tidur, kamu tidak dianjurkan untuk makan terlalu berat. Konsumsi makanan berat yang mengandung tinggi protein dan tinggi lemak sebelum tidur dapat memperberat kerja sistem pencernaan. Ini dapat berpengaruh terhadap kualitas tidur seseorang.

Namun ini bukan berarti kamu tidak boleh makan di malam hari. Hindari konsumsi makanan pedas terutama tiga jam sebelum tidur karena dapat merangsang dan memberikan sensasi terbakar pada sistem pencernaan dan dapat memperburuk kondisi sleep apnea pada penderitanya. 

Terbangun di malam hari tentu hal yang tidak ingin kamu alami. Ini bisa menyebabkan kekurangan tidur dan kelelahan di siang hari, sehingga kamu kehilangan konsentrasi dan kesulitan fokus selama beraktivitas. 

Menghindari kafein 10 jam sebelum tidur, mengurangi frekuensi minum dan tidak mengonsumsi makanan berat tiga jam sebelum tidur, serta menciptakan lingkungan tidur yang ideal bisa meningkatkan kualitas tidur kamu. Namun, jika cara ini masih belum berhasil, kamu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Baca Juga: 8 Alasan Kenapa Tidur Posisi Telentang Baik untuk Kualitas Tidur

Nadhifa Aulia Arnesya Photo Verified Writer Nadhifa Aulia Arnesya

A philosophy geek who spends most of her time browsing on the internet

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Izza Namira

Berita Terkini Lainnya