ilustrasi panduan menggunakan inhaler (pexels.com/Cnordic Nordic)
Jika obat mengandung kortikosteroid hirup, berkumurlah dengan air setelah pemakaian, lalu buang airnya, jangan ditelan. Langkah ini membantu mengurangi risiko infeksi jamur di mulut.
Ikuti pula petunjuk khusus mengenai pembersihan, penyimpanan, dan kapan inhaler perlu disiapkan sebelum digunakan. Cara membersihkan tiap alat dapat berbeda. Inhaler serbuk, misalnya, tidak selalu boleh dibersihkan dengan air.
Periksa penghitung dosis bila tersedia agar kamu tahu kapan persediaan hampir habis. Gunakan obat sesuai resep, termasuk obat yang perlu dipakai rutin walau gejala sedang tidak terasa. Jangan menambah, mengurangi, atau menghentikan dosis sendiri. Untuk asma, rencana tindakan tertulis dari dokter dapat menjelaskan obat mana yang digunakan dan kapan harus mencari pertolongan.
Pada kunjungan berikutnya, bawa inhaler dan minta dokter, perawat, atau apoteker mengamati cara kamu menggunakannya. Tidak perlu menunggu sampai muncul masalah. Jangan sungkan meminta demonstrasi ulang, terutama jika jenis alat atau obat berubah.
Jika sedang mengalami serangan asma dan obat tidak meredakan gejala, atau napas tetap sangat sulit, cari pertolongan medis darurat. Ikuti rencana tindakan yang diberikan dokter. Jangan menebak-nebak sendiri penambahan dosis.
Referensi
David M. G. Halpin and Donald A. Mahler, “Systematic Review of the Effects of Patient Errors Using Inhaled Delivery Systems on Clinical Outcomes in COPD,” BMJ Open Respiratory Research 11, no. 1 (2024): e002211, https://doi.org/10.1136/bmjresp-2023-002211.
Cambridge University Hospitals NHS Foundation Trust, “How to Use a Metered Dose Inhaler,” disetujui 21 Oktober 2026.
National Heart, Lung, and Blood Institute, “Asthma—Treatment and Action Plan,” disetujui 21 Oktober 2026.
University Hospitals Sussex NHS Foundation Trust, “Inhaler Technique: Metered Dose Inhalers with Volumatic Spacer,” disetujui 21 Oktober 2026.
National Heart, Lung, and Blood Institute, “How to Use a Dry Powder Inhaler,” disetujui 21 Oktober 2026.
National Heart, Lung, and Blood Institute, “Asthma—Asthma Attack,” disetujui 21 Oktober 2026.