Tumor otak primer terdiri dari banyak jenis. Beberapa yang paling sering ditemukan antara lain:
Glioblastoma, yaitu tumor otak ganas yang paling umum sekaligus paling agresif pada orang dewasa.
Meningioma, tumor yang berasal dari selaput otak dan merupakan tumor otak primer jinak yang paling sering ditemukan.
Astrositoma, yang berkembang dari sel astrosit di otak dengan tingkat keganasan yang beragam.
Oligodendroglioma, tumor yang berasal dari sel oligodendrosit yang membantu melindungi serabut saraf.
Schwannoma, yaitu tumor yang tumbuh dari sel Schwann pada saraf tepi, termasuk saraf pendengaran.
Setiap jenis memiliki karakteristik, tingkat pertumbuhan, serta pilihan terapi yang berbeda-beda.
Jadi, tumor otak primer dan tumor otak sekunder sama-sama menyerang otak, tetapi asal-usulnya berbeda. Tumor otak primer muncul langsung dari jaringan otak dan bisa bersifat jinak maupun ganas. Sebaliknya, tumor otak sekunder selalu merupakan kanker yang menyebar dari organ lain, seperti paru-paru, payudara, atau ginjal.
Memahami perbedaan keduanya penting karena menentukan pilihan terapi, peluang keberhasilan pengobatan, hingga prognosis pasien. Oleh sebab itu, pemeriksaan yang akurat sejak awal menjadi langkah penting agar pasien mendapatkan penanganan yang paling sesuai.
Referensi
American Cancer Society. Diakses pada Juni 2026. "Types of Brain and Spinal Cord Tumors in Adults."
Amethyst Radiotherapy. Diakses pada Juni 2026. "Understanding Primary and Secondary Brain Tumours."
Cancer Research UK. Diakses pada Juni 2026. "Primary and Secondary Brain Tumours."
WebMD. Diakses pada Juni 2026. "Types of Brain Cancer."