ilustrasi cowok berjanggut (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Kalau tujuanmu hanya merapikan kumis atau janggut, mencukur atau memangkas dengan trimmer biasanya lebih aman daripada sering mencabut helai demi helai. Hindari mencukur terlalu dekat dengan kulit, terutama jika kamu mudah mengalami rambut tumbuh ke dalam.
Beberapa langkah yang bisa membantu:
Bersihkan wajah sebelum merapikan rambut.
Gunakan alat yang bersih.
Jangan mencabut rambut dari area yang sedang merah, bengkak, bernanah, atau nyeri.
Jangan memencet atau mengorek benjolan rambut tumbuh ke dalam.
Jika bercukur, gunakan gel atau krim cukur, cukur searah tumbuhnya rambut, dan hindari menarik kulit terlalu kencang.
Pertimbangkan trimmer elektrik bila kulit mudah iritasi.
Jika masalah berulang, konsultasikan dengan dokter kulit untuk opsi lain, termasuk obat oles atau prosedur seperti laser hair removal jika sesuai.
Segera periksa jika muncul benjolan yang makin nyeri, bengkak, terasa panas, bernanah, menyebar, disertai demam, atau tidak membaik.
Periksa juga bila sering muncul rambut tumbuh ke dalam, bekas kehitaman, jaringan parut, atau area janggut mulai tampak botak tidak rata.
Mencabut kumis atau janggut memang terlihat sederhana, tetapi kulit tetap punya batas. Kalau ingin rapi, pilih cara yang paling minim trauma untuk kulit.
Referensi
Mayo Clinic Staff. “Ingrown Hair: Symptoms and Causes.” Diakses Juni 2026.
DermNet. “Pseudofolliculitis Barbae.” Diakses Juni 2026.
DermNet. “Folliculitis Barbae.” Diakses Juni 2026.
National Health Service. “Ingrown Hairs.” Diakses Juni 2026.
Ogunbiyi, Adebola. “Pseudofolliculitis Barbae; Current Treatment Options.” Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology 12 (2019): 241–247.
American Academy of Dermatology Association. “6 Ways to Remove Unwanted Hair.” Last updated September 7, 2023.
Canadian Dermatology Association. “Ingrown Hair.” Diakses Juni 2026.
Mayo Clinic Staff. “Trichotillomania (Hair-Pulling Disorder): Symptoms and Causes.” Diakses Juni 2026.