Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Scaling Gigi Berapa Bulan Sekali? Berikut Anjuran Dokter
ilustrasi scaling gigi (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
  • Scaling membersihkan plak dan karang gigi yang tak hilang dengan menyikat gigi, sehingga membantu mencegah gusi bengkak dan bau mulut.
  • Jadwal umum scaling adalah tiap 6 bulan; bisa 3–4 bulan bagi yang bermasalah gusi atau mudah berkarang, serta 9–12 bulan bila kebersihan gigi sangat baik.
  • Segera pertimbangkan scaling bila gusi berdarah, merah atau bengkak, bau mulut menetap, gigi goyang, gusi menyusut, atau gigitan terasa berubah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menjaga kebersihan rongga mulut bukan hanya soal menyikat gigi dua kali sehari, melainkan juga melibatkan perawatan intensif seperti scaling gigi atau pembersihan karang gigi. Perawatan ini penting karena plak dan sisa makanan yang menumpuk lama-kelamaan akan mengeras menjadi karang gigi yang tidak bisa hilang hanya dengan teknik menyikat gigi biasa. Jika dibiarkan menumpuk, karang gigi ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti gusi bengkak hingga bau mulut.

Namun, sebaiknya scaling gigi berapa bulan sekali? Frekuensinya bisa berbeda pada setiap orang tergantung kondisi gigi, kesehatan gusi, hingga kebiasaan sehari-hari. Ada yang disarankan setiap 6 bulan sekali, tetapi ada juga yang membutuhkan perawatan lebih cepat. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

1. Scaling gigi berapa bulan sekali?

Scaling gigi sebaiknya dilakukan secara rutin untuk membantu membersihkan plak dan karang gigi yang tidak bisa hilang hanya dengan menyikat gigi biasa. Namun, jadwal scaling setiap orang bisa berbeda tergantung kondisi gigi, kesehatan gusi, hingga kebiasaan sehari-hari.

  • Setiap 6 bulan sekali

Scaling setiap 6 bulan sekali menjadi jadwal yang paling umum disarankan oleh dokter gigi. Biasanya cocok apabila kamu memiliki kondisi gusi yang sehat dan rutin menjaga kebersihan gigi agar plak dan karang gigi tidak menumpuk.

  • Setiap 3—4 bulan sekali

Beberapa kondisi mungkin memerlukan scaling yang lebih sering, terutama jika memiliki masalah gusi, mudah terbentuk karang gigi, merokok, atau sering minum kopi dan teh. Scaling rutin membantu mencegah plak dan noda menumpuk terlalu banyak.

  • Setiap 9—12 bulan sekali

Orang dengan kebersihan gigi yang sangat baik dan sedikit karang gigi terkadang cukup melakukan scaling setiap 9 hingga 12 bulan sekali. Namun, kunjungan sebaiknya tetap mengikuti saran dokter gigi.

2. Manfaat scaling gigi

ilustrasi scaling gigi (vecteezy.com/Benis Arapovic)

Scaling gigi tak cuma membantu membersihkan karang gigi, tetapi juga penting untuk menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan. Dengan melakukan scaling secara rutin, risiko berbagai masalah gigi dan gusi juga dapat berkurang. Berikut beberapa manfaat scaling gigi yang perlu diketahui.

  • Membantu mencegah penyakit gusi

Penumpukan plak dan karang gigi dapat memicu peradangan pada gusi atau gingivitis. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berkembang menjadi penyakit gusi yang lebih serius. Scaling membantu membersihkan plak dan karang gigi sehingga kesehatan gusi tetap terjaga.

  • Mengurangi bau mulut

Plak dan karang gigi menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab bau mulut. Dengan scaling, bakteri dan kotoran yang menempel pada gigi dapat dibersihkan, sehingga napas menjadi terasa lebih segar.

  • Mencegah gigi berlubang

Bakteri pada plak dapat merusak lapisan gigi dan memicu terbentuknya karies atau gigi berlubang. Scaling rutin membantu mengurangi penumpukan plak sehingga risiko gigi berlubang juga lebih rendah.

  • Membuat tampilan gigi lebih bersih

Scaling dapat membantu mengurangi noda dan warna kekuningan pada gigi akibat plak atau kebiasaan tertentu, seperti minum kopi dan teh. Hasilnya, gigi terlihat lebih bersih dan senyum pun terasa lebih percaya diri.

3. Ciri-ciri gigi perlu segera scaling

Scaling gigi tidak selalu harus menunggu jadwal rutin. Beberapa tanda pada gigi dan gusi dapat menunjukkan adanya penumpukan plak atau karang gigi yang perlu segera dibersihkan. Berikut tanda perlu dilakukan scaling gigi:

  • Gusi mudah berdarah

  • Bau mulut yang tidak kunjung hilang

  • Gusi merah, bengkak, atau terasa nyeri

  • Gigi terasa goyang

  • Gusi tampak turun atau menyusut

  • Susunan atau gigitan gigi terasa berubah.

Durasi scaling gigi sebenarnya tidak selalu sama pada setiap orang. Meski umumnya dilakukan setiap enam bulan sekali, jadwal scaling bisa berbeda tergantung kondisi mulut dan kebiasaan sehari-hari. Oleh karena itu, jangan ragu untuk rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi secara rutin ya, agar kebutuhan scaling dapat disesuaikan.

Referensi

“Teeth Scaling: An Important Treatment That Is Often Underestimated”. EMC Healthcare. Diakses Mei 2026.
“How Often Do You Need a Scale and Clean?”. Epsom Dental Care. Diakses Mei 2026.
“How Often Should You Get a Dental Scaling?”. Van Dyken Family Dentistry. Diakses Mei 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article