Kentang goreng (french fries) termasuk salah satu makanan populer dunia. Teksturnya renyah di luar, lembut di dalam, dan rasa gurih dari minyak membuatnya sulit ditolak. Namun, gorengan, termasuk kentang goreng, sering kali mengandung lemak dan kalori yang tinggi.
Bagi banyak orang, konsumsi makanan tinggi lemak secara berlebihan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti obesitas dan hipertensi. Karena itu, para peneliti dan industri pangan terus mencari cara agar gorengan tetap enak, tetapi dengan kandungan minyak yang lebih rendah.
Salah satu pendekatan terbaru datang dari penelitian para ilmuwan di University of Illinois Urbana-Champaign, Amerika Serikat (AS). Mereka mengeksplorasi teknik microwave frying, yaitu metode menggoreng yang memanfaatkan energi gelombang mikro untuk membantu proses pemanasan makanan. Hasilnya menunjukkan bahwa teknik ini berpotensi menghasilkan kentang goreng dengan kandungan minyak lebih rendah tanpa mengorbankan kualitas tekstur dan rasa.
