R. Gilberto González, “Imaging-Guided Acute Ischemic Stroke Therapy: From ‘Time Is Brain’ to ‘Physiology Is Brain,’” American Journal of Neuroradiology 27, no. 4 (2006): 728–35, https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8133997/.
Jeffrey L. Saver, “Time Is Brain—Quantified,” Stroke 37, no. 1 (2006): 263–66, https://doi.org/10.1161/01.STR.0000196957.55928.ab.
Shashvat M. Desai, Marcelo Rocha, Tudor G. Jovin, and Ashutosh P. Jadhav, “High Variability in Neuronal Loss,” Stroke 50, no. 1 (2019): 34–37, https://doi.org/10.1161/STROKEAHA.118.023499.
Shyam Prabhakaran et al., “2026 Guideline for the Early Management of Patients With Acute Ischemic Stroke: A Guideline From the American Heart Association/American Stroke Association,” Stroke 57, no. 8 (2026): e316–e436, https://doi.org/10.1161/STR.0000000000000513.
American Stroke Association, “Hemorrhagic Stroke,” diakses September 2026.
American Stroke Association, “Stroke Symptoms,” diakses September 2026.
Timeline Kerusakan Otak saat Stroke, yang Terjadi Setiap Menitnya

Pada stroke sumbatan, bagian otak yang paling kekurangan aliran darah dapat mulai mengalami kerusakan permanen dalam hitungan menit.
Kecepatan kerusakan tidak sama pada setiap orang; aliran darah cadangan dan lokasi sumbatan ikut berpengaruh.
Gejala stroke perlu ditangani segera. Batas waktu terapi adalah pertimbangan dokter, bukan alasan untuk menunggu.
Kerusakan otak akibat stroke tidak terjadi dengan kecepatan yang sama pada setiap orang. Namun, ketika aliran darah ke otak terganggu, jaringan yang kekurangan oksigen dapat mulai rusak dalam waktu singkat.
Pada stroke akibat sumbatan, kerusakan dapat menyebar dari area yang kehilangan aliran darah ke jaringan di sekitarnya. Sementara itu, pada stroke akibat perdarahan, darah yang keluar dari pembuluh dapat langsung merusak dan menekan jaringan otak.
Table of Content
Begitu stroke terjadi, aliran darah terganggu
Pada stroke iskemik, sumbatan mengurangi pasokan oksigen dan zat gizi ke bagian otak. Area dengan aliran paling rendah membentuk inti infark (infarct core), yaitu jaringan yang cepat mengalami cedera berat. Di sekelilingnya ada jaringan yang masih mendapat sedikit aliran darah dari pembuluh lain. Jaringan ini disebut penumbra dan masih mungkin diselamatkan jika aliran darah segera pulih.
Menit hingga jam berikutnya area yang terancam bisa meluas
Jika aliran darah tidak pulih, jaringan penumbra dapat ikut mengalami kerusakan permanen. Penelitian memperkirakan bahwa pada stroke iskemik besar yang tidak ditangani, rata-rata 1,9 juta neuron rusak setiap menit. Angka ini berasal dari perkiraan untuk tipe stroke tertentu, bukan ukuran pasti bagi setiap pasien.
Studi lainnya pada pasien dengan sumbatan pembuluh besar menemukan variasi laju kerusakan yang lebar—dari kurang dari 35 ribu hingga lebih dari 27 juta neuron per menit. Artinya, kerusakan bisa berkembang lebih lambat pada sebagian pasien dan jauh lebih cepat pada pasien lain. Kondisi aliran darah cadangan serta ukuran dan lokasi sumbatan ikut menentukan.
Dalam beberapa jam—penanganan tetap mungkin dipertimbangkan

ilustrasi stroke (IDN Times/Novaya Siantita) Pada pasien tertentu dengan stroke sumbatan, terapi penghancur bekuan dapat diberikan dalam 4,5 jam. Pasien terpilih yang dinilai melalui pencitraan juga mungkin mendapat terapi dalam jendela waktu lebih panjang; trombektomi, misalnya, dapat dipertimbangkan hingga 24 jam pada pasien yang memenuhi kriteria.
Ini bukan berarti aman untuk menunggu: makin cepat pasien diperiksa, makin cepat dokter dapat menentukan pilihan penanganan.
Pada stroke perdarahan, cedera dimulai saat pembuluh pecah
Darah yang merembes atau masuk ke jaringan otak dapat merusak sel sekaligus menekan jaringan di sekitarnya. Pembengkakan, tekanan di dalam tengkorak, atau gangguan aliran darah lanjutan dapat menambah kerusakan.
Wajah mencong, satu lengan melemah, bicara pelo atau sulit dipahami, serta gangguan keseimbangan atau penglihatan yang muncul mendadak perlu dianggap sebagai keadaan darurat.
Segera cari pertolongan medis dan catat kapan gejala pertama terlihat—atau kapan orang tersebut terakhir kali diketahui dalam kondisi normal. Jangan menunggu gejalanya membaik sendiri.
Referensi
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















.jpg)

