Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kontroversi Film Paling Aneh yang Menghebohkan Era 2010-an

4 min read
5 Kontroversi Film Paling Aneh yang Menghebohkan Era 2010-an
The Wolf of Wall Street (dok. Paramount Pictures/The Wolf of Wall Street)
  • Lars von Trier dilarang hadir di Cannes 2011 setelah komentar tentang Adolf Hitler saat konferensi pers Melancholia, sementara filmnya tetap diperbincangkan di festival.
  • The Wolf of Wall Street diperdebatkan karena dianggap mengglorifikasi gaya hidup Jordan Belfort, sedangkan Only God Forgives menuai sorakan dan respons terbelah akibat pendekatan eksperimentalnya.
  • The Interview memicu serangan siber terhadap Sony dan pembatalan rilis luas, sementara All the Money in the World mengganti Kevin Spacey dengan Christopher Plummer melalui syuting ulang mendadak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dunia perfilman tidak hanya diwarnai oleh persaingan box office, penghargaan bergengsi, atau penampilan para aktor. Ada kalanya sebuah film justru menjadi perbincangan karena kontroversi yang muncul di luar cerita dan kualitas produksinya. Bahkan, beberapa kejadian membuat perhatian publik beralih dari film itu sendiri ke pernyataan kontroversial sutradara, reaksi penonton, hingga persoalan politik tidak terduga.

Sepanjang dekade 2010-an, sejumlah film Hollywood mengalami kontroversi dengan latar belakang sangat beragam. Ada film yang menuai kecaman karena komentar pembuatnya, ada pula yang memicu perdebatan tentang kebebasan berekspresi. Berikut lima kontroversi film paling aneh yang menghebohkan era 2010-an dan membuat perjalanan film-film tersebut sama menariknya dengan cerita di layar.

  1. 1. Melancholia (2011)

    film Melancholia.
    film Melancholia (dok. Magnolia Pictures/Melancholia)

    Ceritanya berpusat pada dua saudara perempuan yang menghadapi situasi berbeda ketika sebuah planet bernama Melancholia mendekati Bumi. Dibintangi Kirsten Dunst, film ini menawarkan suasana muram sekaligus visual indah untuk menggambarkan kecemasan manusia menghadapi akhir kehidupan. Di luar dugaan, film yang sebenarnya mendapat perhatian karena pendekatannya yang emosional ini justru terseret ke dalam kontroversi akibat pernyataan sang sutradara.

    Masalah tersebut muncul saat konferensi pers di Festival Film Cannes pada 2011. Dalam kesempatan itu, Lars von Trier melontarkan komentar tentang Adolf Hitler yang memicu kebingungan dan kecaman dari publik, termasuk orang-orang yang hadir di acara tersebut. Akibat pernyataannya, ia dinyatakan sebagai persona non grata oleh penyelenggara Cannes, meskipun Melancholia sendiri tetap menjadi bagian dari pembicaraan festival.

  2. 2. The Wolf of Wall Street (2013)

    cuplikan film The Wolf of Wall Street (dok. Paramount Pictures/The Wolf of Wall Street)
    cuplikan film The Wolf of Wall Street (dok. Paramount Pictures/The Wolf of Wall Street)

    Film garapan Martin Scorsese ini mengikuti perjalanan Jordan Belfort, pialang saham yang membangun kekayaan melalui praktik bisnis penuh manipulasi dan kemudian terjerumus dalam gaya hidup mewah. Leonardo DiCaprio memerankan Belfort dengan karakter yang karismatik sekaligus bermasalah. Film ini dipenuhi adegan pesta liar, penggunaan narkoba, ketelanjangan, dan dialog kasar yang menggambarkan dunia finansial dikuasai keserakahan.

    Namun, penggambaran yang berlebihan tersebut memunculkan perdebatan mengenai apakah film ini sedang mengkritik perilaku Belfort atau malah membuat gaya hidupnya terlihat menarik. Kontroversi muncul dalam pemutaran khusus bagi anggota Academy sebelum ajang penghargaan. Menurut laporan yang menjadi dasar kisah ini, sejumlah penonton mengkritik Scorsese dan DiCaprio karena isi film yang dianggap terlalu vulgar dan eksploitatif.

  3. 3. Only God Forgives (2013)

    Only God Forgives.
    Only God Forgives (dok. FilmDistrict/Only God Forgives)

    Setelah kesuksesan Drive (2011), sutradara Nicolas Winding Refn kembali bekerja sama dengan Ryan Gosling melalui Only God Forgives. Kali ini, Gosling memerankan Julian, seorang pria yang menjalankan bisnis ilegal di Bangkok dan terlibat dalam konflik berdarah setelah kematian saudaranya. Berbeda dari film aksi balas dendam pada umumnya, karya ini lebih mengutamakan adegan kekerasan yang terasa dingin dan tidak nyaman.

    Perbedaan ekspektasi itulah yang ikut memicu kontroversi ketika film tersebut diputar di Festival Film Cannes 2013. Sejumlah penonton memberikan respons negatif, termasuk sorakan kecewa, sementara penerimaan kritikus dan penonton umum juga cenderung terbelah. Banyak orang mengira Refn akan mengulang formula Drive, padahal ia justru menghadirkan karya yang jauh lebih abstrak dan eksperimental.

  4. 4. The Interview (2014)

    The Interview.
    The Interview (dok. Sony Pictures/The Interview)

    Tidak banyak film komedi yang kontroversinya berkembang hingga menjadi persoalan diplomatik dan keamanan siber. The Interview dibintangi Seth Rogen dan James Franco sebagai dua pekerja televisi Amerika Serikat yang mendapat kesempatan mewawancarai pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, tetapi kemudian direkrut CIA untuk menjalankan misi pembunuhan.

    Premis tersebut memang sengaja dibuat provokatif dengan menjadikan pemimpin negara yang masih berkuasa sebagai sasaran satire. Namun, reaksi terhadap film ini jauh melampaui perdebatan biasa mengenai batas humor politik. Menjelang penayangannya pada 2014, Sony Pictures menjadi sasaran serangan siber besar yang diikuti ancaman terhadap bioskop yang berencana menayangkan film tersebut.

    Sony akhirnya membatalkan perilisan luas di bioskop pada jadwal awal, sebelum kemudian menyediakan film melalui layanan video sesuai permintaan dan menayangkannya secara terbatas di sejumlah bioskop. Presiden Amerika Serikat saat itu, Barack Obama, turut mengomentari situasi tersebut dan mengkritik keputusan Sony yang dinilai menyerah pada tekanan.

  5. 5. All the Money in the World (2017)

    All the Money in the World.
    All the Money in the World (Dok. Sony Pictures/All the Money in the World)

    Kontroversi All the Money in the World tidak berkaitan dengan isi ceritanya, melainkan keputusan produksi yang dilakukan menjelang perilisan. Film garapan Ridley Scott ini mengangkat kisah penculikan John Paul Getty III, cucu dari miliarder minyak J. Paul Getty. Kevin Spacey semula memerankan J. Paul Getty, tetapi setelah muncul berbagai tuduhan pelecehan seksual terhadapnya pada 2017, pihak produksi memutuskan untuk mengganti sang aktor.

    Christopher Plummer kemudian dipilih untuk mengambil alih peran tersebut, padahal jadwal penayangan film sudah semakin dekat. Keputusan itu membuat Scott dan tim produksi harus melakukan pengambilan gambar ulang seluruh adegan Spacey dalam waktu yang sangat singkat. Plummer menyelesaikan proses syuting ulang hanya dalam beberapa hari, dengan dukungan para pemeran lain yang kembali untuk merekam adegan mereka.

    Berbagai kontroversi film pada era 2010-an menunjukkan bahwa perjalanan sebuah karya tidak selalu berhenti ketika proses syuting selesai. Dari kelima film tersebut, kontroversi mana yang menurutmu paling aneh dan paling sulit dipercaya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More