Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lafa Pratomo Tegaskan Gak Pakai AI dalam Produksi Musik

3 min read
Lafa Pratomo Tegaskan Gak Pakai AI dalam Produksi Musik
listening session “Dogs Are Always True” di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
  • Produser musik Lafa Pratomo menilai AI akan terus berkembang, tetapi tetap merupakan mesin yang tidak dapat menggantikan manusia sepenuhnya.
  • Lafa menegaskan tidak memakai AI untuk produksi musik karena ingin menjaga proses kreatif manusia; menurutnya, kemudahan berlebihan dapat menghilangkan pengalaman dan keaslian seni.
  • Lafa akan merilis “Dogs Are Always True” bersama Jason Ranti dan Isyana Sarasvati; lagu ini berangkat dari obrolan tentang AI, termasuk kisah pekerja yang terkena layoff.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Perkembangan artificial intelligence (AI) membawa perubahan yang sangat besar dalam berbagai bidang, termasuk industri musik. Teknologi ini menawarkan berbagai kemudahan dalam proses penciptaan karya, mulai dari mencari ide hingga menghasilkan musik.

Produser musik Lafa Pratomo pun mempunyai pandangan tersendiri mengenai hal tersebut. Ia menganggap AI sebagai bagian dari perkembangan zaman, tetapi gak serta-merta melihat teknologi tersebut sebagai pengganti manusia. Bahkan, Lafa mengaku gak memanfaatkan AI untuk mempermudah pekerjaannya dalam memproduksi musik. Lantas, apa yang membuat Lafa memilih untuk tetap menjalani proses kreatif tanpa bantuan AI?

  1. 1. Pandangan Lafa Pratomo soal AI: Gak bisa menggantikan manusia sepenuhnya

    Suasana listening session “Dogs Are Always True” berlangsung di Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Rabu (28/10/2026).
    listening session “Dogs Are Always True” di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

    Menurut Lafa Pratomo, AI merupakan fenomena dunia yang akan terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Ia pun mengaku menyadari bahwa kemampuan AI mungkin akan semakin canggih pada masa mendatang. Meski begitu, Lafa tidak meyakini bahwa teknologi tersebut bisa menggantikan manusia sepenuhnya.

    “AI cuma fenomena dunia aja sih sebetulnya. AI itu mesin. AI menurutku tidak akan mungkin bisa menggantikan manusia sepenuhnya. Dia mungkin akan bisa jauh lebih canggih lagi dari ini, tapi apakah manusia akan digantikan oleh AI? Menurutku tidak,” kata Lafa saat ditemui IDN Times di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2026).

  2. 2. Lafa Pratomo tegaskan gak pakai AI dalam produksi musik, apa alasannya?

    Suasana listening session “Dogs Are Always True” di Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Rabu, 28 Oktober 2026.
    listening session “Dogs Are Always True” di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

    Sebagai seorang produser musik, Lafa Pratomo mengaku gak memanfaatkan AI untuk mempermudah pekerjaannya. Baginya, proses kreatif merupakan bagian penting dalam menciptakan karya seni yang ingin tetap ia jalani sebagai manusia.

    “Aku gak sama sekali memanfaatkan AI. Menurutku, aku tidak butuh dipermudah dalam bekerja. Aku butuh proses yang menjadikan seni itu jadi seni karena kita manusia berproses,” lanjutnya.

    Produser yang pernah menembus nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards tersebut merasa bahwa kemudahan dalam berkarya bukanlah hal yang selalu dibutuhkan. Menurutnya, ketika proses penciptaan karya terlalu dipermudah, ada bagian dari pengalaman berkesenian yang justru bisa hilang.

    “Karena ketika kita dipermudah, proses seninya jadi hilang. Jadi aneh menurutku. Bikin musik pakai AI, bikin gambar, gak genuine,” ucapnya.

  3. 3. Soroti fenomena AI, Lafa bakal rilis lagu kolaborasi dengan Isyana Sarasvati dan Jason Ranti

    Suasana listening session “Dogs Are Always True” di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu 28 Oktober 2026.
    listening session “Dogs Are Always True” di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

    Berangkat dari obrolan ringan bersama Jason Ranti, Lafa Pratomo pun siap merilis lagu baru berjudul “Dogs Are Always True” yang memotret pemikiran mereka tentang perkembangan AI saat ini. Dalam sesi listening session lagu tersebut, Lafa menjelaskan, liriknya ditulis oleh Jason Ranti setelah ia menceritakan kisah tentang tetangganya yang terkena layoff karena tugasnya digantikan oleh AI.

    “Sebelum masuk studio, kami sebenarnya cuma mengobrol biasa. Gak ada intensi khusus untuk menulis sesuatu. Jason kemudian bercerita bahwa tetangganya baru saja terkena layoff sekitar dua minggu sebelumnya, karena pekerjaannya sudah digantikan mesin. Dari situ, kami mulai membahas AI,” ungkap Lafa.

    Gak tanggung-tanggung, lagu ini bahkan juga mempertemukan Jason Ranti dengan Isyana Sarasvati dalam sebuah kolaborasi yang menarik. Perpaduan karakter musikal keduanya pun menjadi salah satu hal yang membuat lagu “Dogs Are Always True” patut dinantikan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More