Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Musisi Mundur dari Konser Ed Sheeran, Imbas Macklemore Dihapus
Finneas O'Connell (instagram.com/finneas)
  • Macklemore dihapus sebagai pembuka Loop Tour Ed Sheeran pada 14 September 2026 setelah kecaman atas seruan “Free Palestine”; Ed menyatakan keputusan itu dibuat promotor.
  • Lukas Graham, Beoga, Aaron Rowe, Biird, dan Finneas mundur dari jadwal sebagai pembuka atau pengiring tur Ed Sheeran di AS.
  • Kelima musisi menyatakan mundur sebagai solidaritas kepada Macklemore dan dukungan terhadap Palestina, sembari menegaskan keputusan tersebut bukan permusuhan dengan Ed Sheeran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rapper asal Amerika, Macklemore, tidak lagi menjadi pembuka konser Ed Sheeran, Loop Tour. Namanya resmi dihapus pada 14 September 2026 imbas dari berbagai kecaman setelah ia menyuarakan "Free Palestine" saat tampil di atas panggung.

Pada Rabu (16/9/2026), Ed Sheeran mengaku bahwa penghapusan Macklemore tersebut bukan keputusannya. Justru ia sudah berusaha menengahi, tetapi keputusan final berada di tangan penyelenggara dan promotor.

"Keputusan untuk menghentikan tur Macklemore adalah keputusan pihak promotor, bukan keputusan saya. Kontrak tur Macklemore adalah dengan pihak promotor, bukan dengan saya," tulis Ed Sheeran.

Pernyataan yang diunggah melalui Instagram pribadinya ini pun membuat beberapa musisi mundur sebagai pembuka pembuka Ed Sheeran. Berikut lima musisi yang memilih mundur sebagai bentuk solidaritas pada Macklemore dan dukungan terhadap Palestina.

1. Lukas Graham

Pernyataan Lukas Graham (instagram.com/lukasgraham)

Grup musik pop asal Denmark, Lukas Graham membuat pernyataan resmi bahwa mereka mundur sebagai pembuka konser Ed Sheeran. Keputusan ini dipilih karena baginya sangat penting untuk menyuarakan krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina.

Lukas Graham juga menyatakan bahwa seharusnya seberapa banyak pun uang tidak boleh dijadikan untuk membungkam pendapat orang lain.

"Uang tidak memberi kamu hak untuk mendominasi percakapan. Saldo rekening seseorang tidak seharusnya menentukan siapa yang boleh bicara atau penderitaan mana yang boleh kita akui," tulis Lukas Graham.

Walau demikian, keputusan Lukas Graham bukanlah bentuk permusuhan dengan Ed Sheeran. Namun, band ini mengaku tetap membatalkan penampilannya di konser Ed Sheeran terlepas hubungan pertemanan yang pernah mereka jalin.

"Saya menyayangi Ed, dan saya bersyukur atas segala hal yang telah kami lalui bersama. Hal itu tidak berubah. Namun, saya tidak bisa melontarkan pernyataan ini ke publik lalu tetap melanjutkan tur dalam situasi saat ini."

2. Beoga

Pernyataan Beoga (instagram.com/beogamusic)

Selanjutnya ada band asal Irlandia, Beoga yang turut mendukung aksi Macklemore di panggung. Dukungan inilah yang membuat band memilih mundur sebagai pembuka konser Ed Sheeran.

"Kami telah memutuskan untuk mundur sebagai band pengiring Ed Sheeran dalam sisa rangkaian tur Loop di AS, menyusul dibungkamnya Macklemore oleh lobi-lobi Zionis," tulis Beoga.

Beoga mengaku bahwa keputusannya bukan bentuk permusuhan terhadap Ed Sheeran. Justru mereka tidak mau tampil di tempat yang membungkam dukungan terhadap Palestina.

"Penting bagi semua orang untuk mengetahui bahwa musuh yang sebenarnya adalah lobi Zionis. Mereka telah berupaya tanpa henti untuk membungkam para seniman yang ingin berbicara secara bebas mengenai genosida yang terjadi di depan mata kita, karena takut akan adanya pembalasan."

3. Aaron Rowe

Pernyataan Aaron Rowe (instagram.com/aaronrowe_)

Aaron Rowe, penyanyi sekaligus penulis lagu asal Irlandia, juga memilih mundur sebagai pembuka konser Ed Sheeran. Melalui Instagram pribadinya, ia menyampaikan bahwa keputusan ini dibuat dengan pertimbangan yang matang.

"Ed adalah sahabat saya dan telah mengubah hidup saya; saya sangat berterima kasih kepadanya atas hal itu. Namun, sebagai orang Irlandia, kami sangat memahami apa itu genosida, kelaparan yang dipaksakan, dan pendudukan yang penuh kekerasan," tulis Aaron.

Bagi Aaron, menyuarakan kebenaran adalah bagian dari prinsipnya. Ia tidak ingin membiarkan para miliarder membungkam genosida yang terjadi di Palestina. Sebab, ia paham betul perjuangan para leluhurnya melawan kolonisasi hingga kini ia bisa menikmati kebebasan di Irlandia.

"Saya akan kehilangan rasa hormat terhadap diri sendiri jika terus bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Saya harus setia pada diri sendiri dan pada leluhur saya yang melawan kolonisasi serta berjuang demi kebebasan yang saya nikmati di Irlandia saat ini."

4.. Biird

Pernyataan Biird (instagram.com/biirdofficial)

Band musik folk asal Irlandia, Biird juga memilih mundur sebagai pembuka konser Ed Sheeran. Band yang beranggotakan perempuan ini merasa perlu untuk menentukan keberpihakannya.

"Keterlibatan kami dalam Loop Tour telah berakhir. Penampilan terakhir kami berlangsung di Stadion MetLife, tempat kami menyaksikan pidato Macklemore. Kami mendukung sepenuhnya setiap kata yang ia sampaikan," tulis Biird.

Biird memberi dukungan penuh pada rakyat Palestina. Bahkan band ini menutup pernyataannya di Instagram dengan kalimat, "Tidak ada kebebasan tanpa kebebasan Palestina".

"Dukungan kami tertuju kepada rakyat Palestina, kepada para seniman yang telah mengambil keputusan sulit untuk mundur dari tur ini, serta kepada siapa pun yang bersuara menentang kelompok lobi Zionis."

5. Finneas

Pernyataan Finneas (instagram.com/finneas)

Melalui Instagram pribadinya, Finneas juga ikut memberi dukungan terhadap Palestina beserta rakyatnya. Hal ini ia buktikan dengan mundur dari jadwal konser bersama Ed Sheeran mendatang. Saudara kandung Billie Eilish, ini menyatakan bahwa artis tidak seharusnya dibungkam saat menyuarakan pembelaan pada kaum tertindas.

"Seniman tidak boleh dibungkam saat mereka menyuarakan pembelaan bagi mereka yang tertindas. Saya telah memutuskan untuk mundur dari jadwal tur saya yang akan datang bersama Ed Sheeran. Saya berpihak pada Palestina dan rakyatnya," tulis Finneas.

Deretan musisi yang memutuskan mundur dari konser Ed Sheeran sebagai bentuk kepedulian terhadap rakyat Palestina. Bagi mereka ini adalah konflik kemanusiaan yang harus dibela setiap manusia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article