Raisa Acungkan Salam Tiga Jari di Showcase Handmade Night 2026

Raisa menyuarakan keresahan lingkungan melalui lagu, visual hutan terbakar, dan gambaran orangutan yang kehilangan rumah.
Ia mengangkat salam tiga jari, lalu penonton mengikuti hingga lagu berakhir.
Showcase Handmade berlangsung pada 4-5 November 2026 untuk merayakan satu dekade album Handmade.
Jakarta, IDN Times - Raisa ikut menyuarakan keresahannya di atas panggung Handmade Night yang digelar di Graha Bhakti Budaya pada Kamis (5/11/2026). Usai menyanyikan lagu "Kali Kedua", background LED menampilkan hutan yang terbakar api. Intro "Nyawa dan Harapan" pun diputar.
Raisa lalu membawakan lagu tersebut diiringi latar belakang hutan yang terbakar, jalan yang tertutup asap, hingga orangutan yang kehilangan rumahnya. Ia lalu mengajak penonton untuk mengikuti nyanyiannya.
"Teman-teman boleh ikut nyanyi semua," ujar Raisa sambil mengangkat salam tiga jari yang menjadi simbol perlawanan.
Three finger salute sendiri merupakan simbol pemberontakan terhadap pemerintah otoriter di dalam film The Hunger Games. Gerakan tersebut lalu diadaptasi sebagai bentuk perlawanan dalam beberapa demo terakhir.
Para penonton ikut mengangkat three finger salute hingga lagu berakhir. Walau tak berbicara banyak soal perlawanan, Raisa lalu memberikan kutipan.
"Only when the last tree has been cut down, the last fish been caught, and the last stream poisoned, will we realize we cannot eat money - Alanis Obomsawin."
Aksi berani pelantun "Could it be Love" ini sejatinya telah dilakukan di hari pertama. Adapun ia sempat menyinggung isu sosial saat menjalani prelude acoustic, sesi khusus bagi kategori CAT 1 dan CAT 2, sebelum konser berlangsung. Ia menyinggung soal isu MBG hingga PPN saat memainkan judul lagu "LDR".
"LDR? GTM? Itu buat ibu-ibu, ya. MBG? Eh aku cuma ngomongin singkatan. PPN? TBL, balik lagi ke sini, ya," ujar Raisa.
Raisa sendiri baru saja menggelar showcase untuk merayakan satu dekade album Handmade yang rilis pada 2016 lalu. Acara ini digelar selama dua hari di Graha Bhakti Budaya pada 4-5 November 2026 dengan seluruh tiketnya ludes terjual.
Raisa dan JUNI Records mendonasikan seluruh pendapatan dari video musik (MV) "Nyawa dan Harapan" untuk mendukung program restorasi habitat dan penyelamatan orangutan bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI).














![[QUIZ] Kegiatan Upin Ipin di Sungai Apakah yang Cocok untuk Kamu Lakuin?](https://image.idntimes.com/post/20261102/img_3302_51307fee-5e29-4b4f-8512-b5c1a5a16d1b.jpeg)





