15 Perasaan yang Hanya Dipahami Pembaca Novel Enid Blyton

"Thank you, Mrs. Enid Blyton!"
Saat anak-anak zaman sekarang disibukkan dengan gadget, anak-anak generasi sebelumnya disibukkan dengan beragam petualangan dan imajinasi. Masih ingat nggak saat kamu asyik main perang-perangan, benteng-bentengan, rumah-rumahan dan misi penyelamatan? Senjatanya dibuatkan nenek atau pamanmu dari pelepah pohon pisang, kulit jeruk, atau kamu membeli pistol bambu di depan sekolahmu. Salah satu sumber imajinasimu mungkin sama dengan sumber imajinasi IDNtimes (penulis-red), yaitu buku-buku petualangan karya Enid Blyton.

Enid Blyton mungkin adalah nama penulis pertama yang kamu idolakan, yang kamu tunggu-tunggu karyanya sejak kamu bisa membaca. Siapa yang nggak kenal Lima Sekawan? Sapta Siaga? Pasukan Mau Tahu? Seri Petualangan? Si Cewek Badung? Malory Tower dan St.Clare? Siapa pula yang gak suka baca kumpulan dongeng dengan signature khas nama Enid Blyton di cover buku? Kalau kamu masih ingat masa-masa kecilmu yang diwarnai petualangan memikat dari untaian kata Enid Blyton, kamu pasti paham benar perasaan ini:
1. Kamu sudah tahu kalau dalam setiap buku berlogo signature Enid Blyton, kamu bakal menemukan dunia baru yang siap dijelajahi dan petualangan seru yang menanti.
Mulai dari melarikan diri naik perahu di lautan yang penuh ombak, kabur melalui gua bawah tanah, bertualang dengan rombongan sirkus, sampai menemukan lorong rahasia! Jelas, bertualang memecahkan rahasia bajak laut itu jauh lebih asyik daripada menjawab rumus matematika!
2. Kamu berharap bisa bertemu karakter dalam novel Enid Blyton.

Enid membuat tokoh-tokohnya begitu hidup dan menyenangkan! Mau banget ketemu sama Julian yang bisa diandalkan, George yang super tomboy, atau Fatty yang jenaka!
3. Kamu iri sama George dan ingin banget punya pulau sendiri, lengkap dengan mercusuarnya!
Uh, jelas saja. Mana ada anak kecil bisa punya pulau tak berpenghuni yang boleh dipakai liburan panjang sesuka hatinya? Meski tahu itu hanya novel, tapi kamu tetep pengen bisa seberuntung George.
4. Kamu jadi pengen melihara anjing.

Lagi-lagi, gara-gara keberuntungan George memiliki Timmy, anjing yang pintar dan selalu menyelamatkan lima sekawan dari bahaya serta orang jahat.
5. Kamu pengen banget bersekolah di sekolah yang juga menyediakan asrama. Kamu sudah siap dengan serunya petualangan para penghuni asrama.

Para cowok sih mungkin nggak paham, kalau mereka nggak baca serial Malory Towers dan St.Clare, tapi kalau kamu cewek dan dulu juga menikmati serial ini, kamu pasti paham bener kan gimana rasanya.
6. Kamu ingin mencoba makanan yang disediakan oleh Bibi Fanny untuk mengisi perut anak-anak yang kelaparan.
Sama kayak mereka, kamu juga masih dalam masa pertumbuhan dan butuh banyak makan. Dan makanan yang disajikan untuk tokoh-tokoh dalam novel Enid selalu terlihat, eh, terbaca, sangat menggoda.
7. Kamu mencatat kode-kode yang dipakai para tokoh untuk berkomunikasi, dan memakainya dalam permainanmu bersama kawan-kawanmu.
Mau diizinkan masuk ke kamarmu? Sebutkan kode rahasianya dulu! Hahaha!
8. Bahkan sebelum kamu mengenal kata-kata rumit dalam buku petualangan, Enid Blyton membuat imajinasimu terbang ke negeri kurcaci.

Melalui kumpulan dongeng sebelum tidur, dan berbagai cerita pendek di buku saku serial kumbang, yang menanamkan nilai-nilai kebaikan padamu tanpa terdengar sok dan menggurui.
9. Lalu kamu berharap kamu bisa tinggal di tepi laut.
Sesederhana karena kamu merasa (sok) tahu kalau ada banyak banget petualangan siap menantimu saat kamu ada di tepi pantai.
10. Dan kamu berharap menemukan pintu rahasia atau ruangan rahasia di rumahmu.
Ya, kamu menjelajah semua sudut, mengetuk dan menggeser lemari.. sampai Ibumu akhirnya berteriak marah karena kamu dan teman-temanmu membuat rumah berantakan! Hehehe!
11. Kalau kamu cewek, kamu berharap bisa pandai memasak seperti si Anne, tapi kamu mau memiliki keberanian seperti George.
Tapi entah kenapa hasil masakanmu selalu gagal dan kamu selalu berteriak saat melihat tikus. Akui saja, ada kan masa-masa kayak gitu?
12. Saat kamu membaca tulisan ini, dalam hati kamu berterima kasih karena Enid Blyton sudah membuatmu percaya bahwa anak-anak pun bisa melakukan hal-hal yang keren!
Bahwa dengan mengumpulkan keberanian, duniamu akan diwarnai petualangan yang mengasyikkan.
13. Dan prinsip itu kamu bawa hingga kamu dewasa: live your life to the fullest with adventures!
Kamu jadi pengen keliling dunia karena buatmu, petualangan dan pengalaman itu jauh lebih berharga daripada materi.
14. Enid Blyton selamanya akan tinggal di hatimu dan jadi penulis favoritmu.

Jelas saja, karena dia sudah membuat masa kecilmu begitu penuh warna. Seandainya ia masih hidup, tentu ia ada dalam daftar orang yang ingin kamu temui secara langsung. Saat kamu melihat namanya di toko buku, kamu mungkin tersenyum dan berpikir wahhh..siapa lagi nih yang bakal dibawa ke dunianya Tante Enid?
15. Dan karena kehidupanmu sudah diubah oleh Enid Blyton, mungkin saat ini kamu dengan rela berjuang mengumpulkan uang agar koleksi buku karangan Enid Blyton-mu lengkap.
Walaupun mungkin kamu berharap agar cover-cover buku Enid Blyton yang terbit sekarang diganti ke cover lama yang lebih cantik, tapi kamu tetap berniat melengkapi koleksimu agar kesenangan masa kecil itu bisa kamu wariskan ke anak cucumu kelak! Bener kan? Bener kan?



















