Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Kerajaan Monarki Dibubarkan di Akhir Perfect Crown?

Kenapa Kerajaan Monarki Dibubarkan di Akhir Perfect Crown?
Cuplikan drakor Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)
Intinya Sih
  • I An memutuskan membubarkan kerajaan monarki setelah melihat tahta hanya menimbulkan perebutan kekuasaan, bahaya, dan kematian di sekitarnya.
  • Kerajaan dianggap kehilangan makna karena hanya menjadi simbol status sosial tanpa peran nyata bagi rakyat dalam kebijakan negara.
  • Kesadaran I An tumbuh saat melihat diskriminasi sosial yang dialami rakyat, termasuk istrinya Seong Hui Ju, akibat sistem bangsawan yang tidak adil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Setelah berhasil menjadi Raja, I An (Byeon Woo Seok) mengajukan pembubaran kerajaan monarki di drakor Perfect Crown (2026). Namun, masalah ini menjadi banyak pertentangan di kalangan pejabat, bangsawan, hingga keluarga istana. Bagi mereka, istana gak pernah memikirkan dampak yang muncul setelah pembubaran kerajaan yang selama ini jadi ikon diplomasi dan seluruh kekayaan dalam negeri.

Sayangnya, I An memikirkan berbagai alasan mengenai masalah pembubaran ini. Gak hanya itu, kabinet juga menunjukkan pengaruhnya dengan menghentikan seluruh pembiayaan dan anggaran istana. Namun, sosok Seong Hui Ju sebagai ratu dan Castle Group jelas punya peran tersendiri untuk mendukung langkah I An. Lalu, kenapa I An ingin membubarkan kerajaan monarki yang telah berdiri selama 600 tahun di akhir drakor Perfect Crown?

Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.

1. Tahta menjadi alasan banyaknya langkah bahaya dan kematian

Cuplikan drakor Perfect Crown
Cuplikan drakor Perfect Crown (instagam.com/disneypluskr)

Sekalipun Perdana Menteri menjadi pengurus pemerintahan tertinggi, tapi peran tahta dan istana gak bisa diabaikan begitu saja. Selama beberapa tahun belakangan, tahta dan istana hanya menjadi sebuah simbol kesuksesan seluruh orang. Pengusaha dan pejabat berusaha mendekatkan diri pada I An yang dianggap sebagai simbol kesuksesan.

Untuk mendapatkan hal ini, I An harus berperang dengan banyak orang, seperti sosok Yoon Sung Won (Jo Jae Yun). Yoon Sung Won merupakan ayah dari ibu suri Yoon Yi Rang (Gong Seung Yeon) dan kakek dari raja sebelumnya. Perebutan kekuasaan ini berkali-kali membuat Seong Hui Ju dan I An berada di ambang kematian.

2. Kerajaan dan tahta selama ini hanya sebagai simbol dan kelas sosial

Cuplikan drakor Perfect Crown
Cuplikan drakor Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

Beberapa tahun belakangan, kerajaan dan tahta berperan pasif dalam kebijakan negara. Perannya dianggap gak begitu penting di kehidupan rakyat. Bahkan, banyak orang menganggap kerajaan dan tahta hanya menjadi simbol serta pembeda kelas sosial.

Kenyataannya, banyak orang yang menganggap gelar bangsawan ini hanya sebagai tantangan maupun kebanggaan. Sebagai seorang bangsawan, I An gak bisa memilih jalan hidupnya dengan sangat luas. Sejak kecil, dia sangat ingin menjadi seorang raja. Sayangnya, peraturan membuatnya harus menghadapi kesulitan untuk mendapatkan tahta tersebut dengan damai.

3. Terdapat berbagai diskriminasi yang dihadapi rakyat

Cuplikan drakor Perfect Crown
Cuplikan drakor Perfect Crown (instagam.com/disneypluskr)

Seong Hui Ju memang lahir di sebuah keluarga kaya raya. Dia bahkan gak perlu kebingungan mendapatkan uang. Sayangnya, statusnya sebagai rakyat biasa membuat Seong Hui Ju dipandang lebih rendah daripada seorang perempuan bangsawan yang gak lebih hebat darinya.

Sosok Hui Ju membuat I An sadar jika banyak orang yang jauh gak beruntung daripada istrinya tersebut. Dia juga menyadari jika banyak bangsawan yang memanfaatkan gelarnya untuk menindas orang lain. Padahal, kerajaan dan tahta berusaha untuk hadir dan menunjukkan kesetaraan untuk para rakyatnya.

4. Kekuasaan yang diturunkan gak selalu berbuah manis

Cuplikan drakor Perfect Crown
Cuplikan drakor Perfect Crown (instagram.com/mbcdrama_now)

Bagi I An, tahta dan kekuasaan ini layaknya pedang bermata 2. Dia bisa sangat berpengaruh maupun membahayakan bagi hidupnya sendiri. Kehidupan yang dijalankan I An dan keponakannya, Yi Yoon (Kim Eun Ho), menjadi tolak ukurnya untuk berhadapan dengan para bangsawan.

Sejak masa sekolah, I An sadar jika sekolah mereka menerapkan sistem kesetaraan. Sayangnya, seluruh warga sekolah gak pernah menerapkan sistem ini dengan baik. Hal ini semakin terlihat setelah I An lulus dan jadi wali hukum keponakannya. Dia bahkan melihat beberapa orang menggunakan gelar bangsawannya untuk menindas orang lain. Setuju jika monarki malah menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan sosial di drakor Perfect Crown?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa
Follow Us

Related Articles

See More