3 Fakta Boy Group Rookie XENIX:ON, Anggotanya Ada dari Indonesia!

- XENIX:ON adalah boy group baru bentukan Na Entertainment setelah pembubaran DUSTIN, beranggotakan enam orang dengan latar negara berbeda.
- Salah satu anggota XENIX:ON berasal dari Indonesia bernama Tama atau Pratama Yoga, yang sebelumnya dikenal sebagai konten kreator di YouTube dan TikTok.
- Grup ini tampil perdana di konser K-pop Rising Relay Program pada 2 Maret 2026 di Seoul, sambil menunggu jadwal debut resmi diumumkan.
Boy group XENIX:ON siap meramaikan persaingan di industri KPop. Grup yang terdiri dari enam anggota ini akan debut di bawah naungan Na Entertainment. Yang menarik, salah satu anggotanya ternyata berasal dari Indonesia. Dia menjadi idol KPop ketiga asal Indonesia yang berada di bawah naungan Na Entertainment, setelah Via dan Vanesya yang debut bersama girl group NWH:I pada bulan Oktober 2025 lalu.
Sama seperti NWH:I, XENIX:ON juga merupakan grup KPop multinasional yang setiap anggotanya berasal dari negara yang berbeda-beda. Na Entertainment membentuk XENIX:ON tepat setelah mengumumkan pembubaran boy group DUSTIN. Yuk, simak tiga fakta tentang XENIX:ON berikut ini!
1. XENIX:ON dibentuk oleh Na Entertainment setelah DUSTIN dibubarkan

Pada 22 Februari 2026, Na Entertainment mengumumkan bahwa boy group DUSTIN sepakat untuk bubar setelah 6 tahun aktif di industri KPop. Hal tersebut dipacu karena masa kontrak dengan agensi telah berakhir dan beberapa anggotanya memiliki hambatan untuk melanjutkan aktivitas grup, seperti masa wajib militer dan masalah kesehatan.
Na Entertainment kemudian lanjut mengumumkan bahwa dua anggota DUSTIN, yakni Seunggi dan Raphael, akan bergabung dengan grup baru yang bernama XENIX:ON. Mereka langsung membuka akun media sosial XENIX:ON dan mulai memperkenalkan lineup anggotanya satu per satu. Masing-masing anggotanya juga membuka akun media sosial pribadi yang baru.
2. Salah satu anggotanya berasal dari Indonesia

XENIX:ON terdiri dari enam anggota yang memiliki kewarganegaraan berbeda-beda, yakni Seunggi dari Korea, Raphael memiliki darah campuran Jepang dan Brazil, Tama dari Indonesia, Lui dari Equador, Mickey dari Taiwan, dan Ino dari Jepang.
Tama tentunya menjadi yang paling menarik perhatian penggemar KPop Indonesia. Pemilik nama asli Pratama Yoga ini dikabarkan lahir dan besar di Medan, Sumatra Utara. Dia pernah menjadi konten kreator YouTube dan TikTok. Kala itu, dia aktif di mengunggah konten tentang kesehariannya di Korea.
3. XENIX:ON tampil perdana di konser K-pop Rising Relay Program

XENIX:ON akan mengawali aktivitas promosi dengan tampil perdana di pergelaran konser bertajuk K-pop Rising Relay Program. Acara tersebut berlangsung pada hari Senin, 2 Maret 2026, bertempat di Hyundai Departemen Store, Seoul, Korea Selatan. Mereka tampil bersama dengan NWH:I, serta grup KPop lainnya, yakni NAVILLERA, DIVA-X, WITCHX, dan S2IT.
Na Entertainment sendiri hingga saat ini belum mengumumkan jadwal debut resmi XENIX:ON. Mereka memilih untuk terlebih dulu mempromosikan grup barunya tersebut melalui acara-acara offline.
Beberapa penggemar KPop ada yang memandang Na Entertainment sebagai agensi kontroversial karena kasus di masa lalu. Mereka juga dinilai kurang mumpuni dan tidak profesional dalam mengelola aktivitas artis di bawah naungannya. Meski sering menerima kritikan pedas, Na Entertainment terus melanjutkan tekadnya untuk meramaikan industri KPop dengan membentuk grup baru. Yuk, ikuti terus perjalanan Tama bersama dengan XENIX:ON!