Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Kebiasaan Sehari-hari yang Tanpa Disadari Bisa Menghambat Karier

5 Kebiasaan Sehari-hari yang Tanpa Disadari Bisa Menghambat Karier
ilustrasi perempuan menatap fokus ke laptop (pexels.com/lizasummer)

Dalam perjalanan karier, sering kali yang menghambat bukan hal besar, melainkan kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. Tanpa disadari, kebiasaan ini bisa memengaruhi cara kamu bekerja, berpikir, hingga mengambil peluang. Jika dibiarkan, dampaknya bisa membuat perkembangan karier jadi stagnan.

Menariknya, banyak kebiasaan ini terlihat normal bahkan dianggap produktif. Padahal, di balik itu semua, ada efek jangka panjang yang bisa merugikan. Yuk, kenali apa saja kebiasaan sehari-hari yang diam-diam bisa menghambat kariermu!

1. Kurang tidur demi terlihat produktif

ilustrasi perempuan bermain laptop (pexels.com/olly)
ilustrasi perempuan bermain laptop (pexels.com/olly)

Banyak orang menganggap kurang tidur sebagai tanda kerja keras. Padahal, kebiasaan ini justru bisa menurunkan kualitas kerja secara keseluruhan. Otak jadi sulit fokus, emosi lebih tidak stabil, dan kemampuan mengambil keputusan ikut menurun.

Dalam jangka panjang, kurang tidur juga berdampak pada kesehatan dan performa kerja. Kamu mungkin merasa tetap produktif, tetapi sebenarnya hasil kerja tidak maksimal. Hal ini bisa membuatmu kalah bersaing tanpa kamu sadari.

“Berusaha bekerja saat kurang tidur dapat berdampak signifikan pada kinerja pekerjaan. Tanpa tidur yang cukup, proses di seluruh tubuh bekerja secara suboptimal. Neuron di otak menjadi terlalu banyak bekerja, mengganggu kemampuan berpikir, memperlambat reaksi fisik, dan membuat orang merasa lelah secara emosional." kata Rob Newsom, kontributor Sleepfoundation.org, yang artikelnya direview oleh Heather Wright, Ahli Patologi Anatomi dan Klinis dengan fokus pada hematopatologi.

2. Terlalu nyaman di zona aman

ilustrasi berada depan laptop (pexels.com/vladakarpovich)
ilustrasi berada depan laptop (pexels.com/vladakarpovich)

Melakukan hal yang sama setiap hari memang terasa aman dan mudah. Namun, kebiasaan ini bisa membuatmu berhenti berkembang. Tanpa tantangan baru, kemampuanmu tidak akan berkembang secara signifikan.

Lama-kelamaan, kamu bisa kehilangan motivasi untuk mencoba hal baru. Padahal, dunia kerja terus berubah dan menuntut adaptasi. Jika terus bertahan di zona nyaman, kamu bisa tertinggal dari orang lain.

3. Menunda dan meremehkan persiapan

iilustrasi belajar menggunakan laptop (unsplash.com/steinart)
iilustrasi belajar menggunakan laptop (unsplash.com/steinart)

Menunda pekerjaan atau tidak mempersiapkan diri dengan baik sering dianggap sepele. Padahal, kebiasaan ini bisa membuat performamu terlihat kurang profesional. Kesempatan besar pun bisa terlewat karena kamu tidak siap.

Selain itu, kebiasaan ini juga berkaitan dengan rasa takut gagal. Kamu mungkin sengaja setengah siap agar punya alasan jika hasilnya tidak maksimal. Tanpa disadari, ini justru menjadi bentuk sabotase diri sendiri.

4. Terus memikirkan pekerjaan bahkan di luar jam kerja

ilustrasi berada depan laptop (pexels.com/tatianasyrikova)
ilustrasi berada depan laptop (pexels.com/tatianasyrikova)

Membawa pekerjaan sampai ke rumah sering dianggap sebagai bentuk dedikasi. Namun, jika dilakukan terus-menerus, hal ini bisa meningkatkan stres. Akibatnya, kamu jadi sulit benar-benar beristirahat.

Tanpa jeda yang cukup, energi dan fokusmu akan cepat habis. Ini justru membuat performa kerja menurun dalam jangka panjang. Bekerja tanpa batas bukan berarti lebih produktif, malah bisa membuatmu burnout.

5. Terlalu keras pada diri sendiri

ilustrasi perempuan fokus depan laptop (pexels.com/yankrukov)
ilustrasi perempuan fokus depan laptop (pexels.com/yankrukov)

Banyak orang berpikir bahwa mengkritik diri sendiri akan membuat mereka lebih termotivasi. Padahal, self-talk negatif justru bisa menurunkan rasa percaya diri. Hal ini membuatmu ragu untuk mencoba hal baru.

Ketika kamu terus meragukan diri sendiri, peluang pun jadi terasa lebih menakutkan. Akhirnya, kamu memilih untuk tidak mencoba sama sekali. Ini yang membuat perkembangan karier jadi terhambat.

“Kita sering berpikir self-talk negatif bisa memotivasi, tetapi justru membuat kita memenuhi ramalan buruk yang kita ciptakan sendiri,” ujar Judy Ho, Neuropsikolog dan Profesor di Pepperdine University, dikutip dari CNBC.

Kebiasaan kecil yang kamu lakukan setiap hari bisa jadi penentu arah kariermu ke depan. Yuk, mulai perbaiki dari hal sederhana supaya langkahmu menuju sukses gak terhambat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us