Kesalahan kecil di tempat kerja bisa terjadi pada siapa saja. Salah memasukkan data, lupa melampirkan dokumen, keliru memahami instruksi, atau mengirim file yang belum diperiksa dapat menghambat pekerjaan dan memengaruhi proses kerja dalam tim.
Human error gak selalu terjadi karena kurangnya kemampuan. Kelelahan, terburu-buru, gangguan, dan kebiasaan kerja yang kurang teratur juga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kesalahan. Karena itu, membangun sistem kerja yang lebih rapi dapat membantu mengurangi risiko tersebut.
Gak perlu menunggu sampai melakukan kesalahan besar untuk mulai memperbaiki cara kerja. Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa kamu terapkan agar pekerjaan lebih terstruktur dan teliti. Berikut lima kebiasaan yang membantu mengurangi human error di kantor.
