Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Memilih Pekerjaan yang Tenang Bukan Berarti Tidak Ambisius?
ilustrasi bekerja dari rumah atau WFH (freepik.com/tirachardz)
  • Memilih pekerjaan yang tenang tidak berarti seseorang kehilangan ambisi.

  • Setiap orang memiliki ukuran kesuksesan dan prioritas hidup yang berbeda.

  • Tetap belajar dan berkembang bisa dilakukan tanpa harus mengejar jabatan tinggi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banyak orang menganggap karier yang sukses harus membuat orang lain terkesan. Jabatan tinggi, bekerja di perusahaan besar, sibuk menghadiri rapat, atau terus mengejar promosi sering kali dianggap sebagai tanda seseorang punya ambisi. Sebaliknya, orang yang memilih pekerjaan dengan ritme lebih santai kadang dicap kurang berusaha atau tidak punya ambisi untuk berkembang.

Padahal, tidak semua orang ingin menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mengejar jabatan dan penghasilan yang lebih tinggi. Ada juga orang yang ingin bekerja dengan baik, mendapatkan penghasilan yang cukup, tetapi tetap punya waktu untuk keluarga, teman, hobi, dan dirinya sendiri. Bukan karena malas atau takut menghadapi tantangan, melainkan karena mereka punya gambaran sendiri tentang hidup yang ingin dijalani. Yuk, kita bahas kenapa memilih pekerjaan yang tenang bukan berarti orang tersebut tidak ambisius!

1. Setiap orang punya ukuran kesuksesan sendiri

ilustrasi perempuan merasa bahagia dengan pekerjaannya (pexels.com/Anna Shvets)

Kesuksesan tidak selalu harus diukur dari jabatan atau besarnya penghasilan. Bagi sebagian orang, bisa bekerja tanpa tekanan berlebihan dan tetap memenuhi kebutuhan sehari-hari sudah menjadi pencapaian yang membanggakan. Misalnya, seseorang mungkin lebih memilih pekerjaan dengan gaji sedang tetapi punya jam kerja teratur. Dengan begitu, ia masih punya waktu untuk keluarga, menjalankan hobi, atau melakukan kegiatan lain yang disukai. Pilihan ini tidak membuatnya kalah sukses dibandingkan orang yang punya jabatan tinggi.

2. Ambisi tidak harus selalu tentang kenaikan jabatan

ilustrasi bekerja dengan laptop (pexels.com/MART PRODUCTION)

Selama ini, ambisi sering dikaitkan dengan keinginan untuk terus naik jabatan. Padahal, seseorang bisa punya banyak tujuan tanpa harus menjadi manajer atau menduduki posisi penting di perusahaan. Ada yang ingin meningkatkan keterampilan, menabung untuk membeli rumah, atau membangun usaha sampingan. Sebagian lainnya mungkin ingin bekerja dengan penghasilan cukup supaya bisa menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga.

Semua tujuan tersebut tetap membutuhkan usaha dan perencanaan. Karena itu, seseorang tidak bisa langsung dianggap tidak ambisius hanya karena tidak tertarik mengejar jabatan yang lebih tinggi. Ambisi juga bisa terlihat dari usaha seseorang untuk mencapai tujuan hidupnya sendiri.

3. Pekerjaan yang tenang bukan berarti tidak menantang

ilustrasi bekerja (pexels.com/Mudrik Sulaiman)

Memilih pekerjaan yang tenang bukan berarti ingin menghindari semua kesulitan. Pekerjaan dengan tekanan rendah sekalipun tetap memiliki target, tanggung jawab, dan masalah yang harus diselesaikan. Bedanya, seseorang mungkin lebih menyukai lingkungan kerja yang teratur dan tidak menuntutnya untuk selalu siap bekerja di luar jam kantor. Ia tetap ingin memberikan hasil terbaik, tetapi tidak mau menghabiskan seluruh waktunya untuk urusan pekerjaan. Lagi pula, bekerja keras tidak harus selalu ditunjukkan dengan lembur atau terlihat sibuk setiap hari. Menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan tepat waktu juga merupakan bentuk profesionalisme.

4. Ada hal lain yang dianggap lebih penting daripada karier

ilustrasi quality time dengan keluarga (freepik.com/freepik)

Bagi sebagian orang, pekerjaan merupakan salah satu bagian dari kehidupan, bukan satu-satunya hal yang perlu diperjuangkan. Mereka juga ingin menjaga kesehatan, menikmati waktu bersama keluarga, dan punya kesempatan untuk beristirahat. Pekerjaan dengan tekanan tinggi mungkin menawarkan penghasilan lebih besar. Namun, ada kalanya penghasilan tersebut harus dibayar dengan waktu luang yang semakin sedikit atau kelelahan yang terus menumpuk.

Tentu, tidak ada yang salah dengan memilih karier yang menuntut banyak waktu dan tenaga. Namun, memilih pekerjaan yang lebih tenang juga bukan keputusan yang buruk. Semuanya kembali pada prioritas dan kondisi masing-masing.

5. Tidak semua orang ingin terus bersaing

ilustrasi makan siang dengan teman sekantor (pexels.com/fauxels)

Melihat teman mendapat promosi atau pindah ke perusahaan besar kadang membuat kita merasa tertinggal. Apalagi kalau lingkungan sekitar sering menganggap kenaikan jabatan sebagai bukti bahwa seseorang sedang berkembang. Akibatnya, kita bisa merasa perlu mengejar pencapaian yang sama, meskipun sebenarnya punya prioritas berbeda.

Namun, kita sebenarnya tidak harus mengikuti perkembangan karier orang lain. Kalau pekerjaan saat ini sudah sesuai dengan kebutuhan, tidak ada kewajiban untuk mencari posisi yang lebih tinggi hanya demi mendapatkan pengakuan. Setiap orang punya tujuan dan kondisi yang berbeda, sehingga pilihan kariernya pun tidak harus sama.

Meski begitu, merasa nyaman bukan berarti harus berhenti belajar. Kita tetap perlu meningkatkan kemampuan dan memikirkan masa depan agar tidak kesulitan ketika kondisi pekerjaan berubah. Misalnya, dengan mengikuti pelatihan, mempelajari keterampilan baru, atau mencari pengalaman yang bisa mendukung karier. Dengan begitu, kita tetap bisa berkembang tanpa harus meninggalkan pekerjaan yang sudah terasa cocok.

Pada akhirnya, memilih pekerjaan yang tenang bukan berarti menyerah pada ambisi. Seseorang tetap bisa punya tujuan besar tanpa harus terus mengejar jabatan atau membandingkan pencapaiannya dengan orang lain. Selama pilihan tersebut dibuat dengan sadar dan tetap memungkinkan kita berkembang, tidak ada alasan untuk menganggapnya sebagai bentuk kegagalan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎

Related Article