ilustrasi LinkedIn (unsplash.com/Swello)
Bagian About adalah kesempatan untuk menjelaskan siapa dirimu dengan cara yang lebih personal. Kalau headline berfungsi seperti pengenalan singkat, About dapat digunakan untuk menceritakan latar belakang, keahlian, bidang yang diminati, pengalaman, serta arah karier yang ingin kamu bangun. Untuk pemula, kamu tidak perlu menunggu sampai punya pengalaman kerja bertahun-tahun untuk mengisinya.
Profil LinkedIn dapat digunakan untuk “comprehensively tell your story” sekaligus menunjukkan visi karier. Artinya, mahasiswa dan fresh graduate tetap bisa membuat profil menarik dengan memasukkan pengalaman organisasi, proyek kampus, magang, kegiatan sukarela, kompetisi, freelance, atau proyek pribadi yang relevan.
"Kamu memiliki ruang dan kesempatan untuk menguraikan detail penting, lebih lanjut menunjukkan keterampilan kamu, dan memamerkan contoh pekerjaan kamu. Ceritakan kisah kamu secara komprehensif. Bagikan visi karier kamu. Terhubung dengan alumni dan profesional. Bergabunglah dengan grup profesional yang kamu minati, dan masih banyak lagi," dikutip dari Career Center University of Illinois.
Agar tidak terdengar seperti tulisan yang terlalu kaku, gunakan sudut pandang orang pertama. Kamu bisa memulai dengan latar belakang singkat, kemudian menjelaskan kemampuan utama dan jenis pekerjaan yang sedang dituju.
Contohnya: “Saya mahasiswa komunikasi yang tertarik pada content writing dan digital marketing. Selama kuliah, saya mengelola media sosial organisasi dan membuat konten untuk beberapa proyek kampus. Saat ini saya sedang mengembangkan kemampuan SEO dan terbuka terhadap kesempatan magang di bidang content marketing.”
Format seperti ini membuat orang langsung memahami siapa kamu dan apa yang sedang kamu cari. USC Career Center merekomendasikan About ditulis secara jelas, ringkas, personal, dan menggunakan sudut pandang orang pertama.