Magang di perusahaan rintisan sering dianggap sebagai kesempatan emas untuk belajar banyak hal dalam waktu singkat. Lingkungan kerja yang dinamis dan fleksibel membuat banyak mahasiswa maupun fresh graduate tertarik untuk mencoba pengalaman ini. Tidak sedikit yang berharap bisa mendapatkan pembelajaran yang lebih “real” dibandingkan di perusahaan besar.
Namun, kenyataannya tidak semua orang cocok dengan ritme dan kondisi kerja di perusahaan rintisan. Alih-alih berkembang, beberapa justru merasa kewalahan, bingung, bahkan kehilangan arah. Hal ini bukan berarti kamu tidak kompeten, melainkan mungkin gaya kerja dan kebutuhanmu tidak sejalan dengan lingkungan tersebut. Supaya lebih memahami diri sendiri, berikut beberapa tanda yang bisa kamu perhatikan. Yuk, simak satu per satu!
