Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Alat Rumah Tangga Sederhana Sering Diremehkan, Padahal Multifungsi!

7 min read
6 Alat Rumah Tangga Sederhana Sering Diremehkan, Padahal Multifungsi!
ilustrasi sikat gigi (pexels.com/Castorly Stock)
  • Enam alat sederhana—sikat gigi bekas, penjepit, nampan, keranjang plastik, karet gelang, dan botol semprot—dapat menangani beragam kebutuhan kebersihan, penataan, serta penyimpanan rumah.
  • Pemanfaatan barang yang sudah tersedia bisa mengurangi pengeluaran, barang berserakan, dan kebutuhan membeli peralatan khusus, sekaligus membuat pekerjaan rumah lebih praktis.
  • Penggunaan harus sesuai fungsi dan batas aman: pisahkan alat makanan serta kebersihan, hindari beban berlebih atau bahan kimia tercampur, dan beri label cairan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah membeli alat rumah tangga karena terlihat berguna, tetapi akhirnya barang tersebut hanya tersimpan di sudut lemari? Di sisi lain, ada beberapa peralatan sederhana yang justru dipakai hampir setiap hari karena bisa membantu menyelesaikan banyak pekerjaan sekaligus. Menariknya, alat-alat ini biasanya mudah ditemukan di toko perlengkapan rumah tangga dan harganya relatif terjangkau. Kamu bahkan mungkin sudah memilikinya, tetapi belum memanfaatkan seluruh kegunaannya.

Memilih perlengkapan rumah tangga sebenarnya gak harus selalu mengikuti tren atau membeli peralatan elektronik yang mahal. Kadang, satu alat sederhana bisa menggantikan beberapa perlengkapan lain selama digunakan sesuai fungsinya. Selain menghemat pengeluaran, cara ini juga membantu rumah tetap rapi karena jumlah barang yang disimpan gak terlalu banyak. Nah, kalau kamu ingin memaksimalkan barang yang sudah ada di rumah, enam alat berikut layak dilirik karena punya lebih banyak kegunaan daripada yang terlihat.

  1. 1. Sikat gigi bekas untuk membersihkan sudut sempit

    ilustrasi sikat gigi
    ilustrasi sikat gigi (pexels.com/cottonbro studio)

    Sikat gigi yang sudah gak digunakan untuk menyikat gigi sering langsung dibuang begitu saja. Padahal, jika kondisinya masih baik dan sudah dipisahkan khusus untuk kebersihan rumah, sikat kecil ini bisa membantu menjangkau area yang sulit dibersihkan menggunakan kain lap. Bulu sikatnya dapat masuk ke sela-sela sempit, seperti sudut keran, sambungan keramik, atau bagian kecil pada perlengkapan rumah tangga. Ukurannya yang mungil juga membuatnya mudah dikendalikan ketika kamu perlu membersihkan bagian yang detail.

    Selain membersihkan kerak ringan di sekitar keran, sikat gigi bekas dapat digunakan untuk mengangkat debu pada sudut jendela, sela gagang pintu, atau bagian luar peralatan dapur yang sulit dijangkau. Kamu juga bisa memanfaatkannya untuk membersihkan sol sepatu, terutama pada bagian alur yang menampung tanah dan kotoran. Namun, pisahkan sikat berdasarkan area penggunaannya agar gak terjadi kontaminasi silang, terutama antara kamar mandi dan dapur. Hindari pula menggunakan sikat yang sama untuk benda yang bersentuhan dengan makanan dan area kotor lainnya. Dengan pemisahan yang tepat, barang sederhana ini bisa menjadi alat bantu kebersihan yang praktis tanpa perlu mengeluarkan uang tambahan.

  2. 2. Penjepit makanan untuk pekerjaan di luar dapur

    ilustrasi seseorang memakai penjepit makanan (unsplash.com/Brandon Lee)
    ilustrasi seseorang memakai penjepit makanan (unsplash.com/Brandon Lee)

    Penjepit makanan biasanya digunakan untuk mengambil roti, membalik daging, atau memindahkan makanan panas saat memasak. Karena bentuknya sederhana, banyak orang menganggap alat ini hanya berguna ketika berada di dapur. Padahal, penjepit yang bersih dan dikhususkan untuk penggunaan nonmakanan bisa membantu mengambil benda kecil dari tempat yang sulit dijangkau. Kamu bisa memanfaatkannya untuk meraih barang ringan di bagian belakang rak atau mengambil benda yang terselip di sela tertentu tanpa harus memasukkan tangan terlalu dalam.

    Penjepit juga dapat membantu merapikan benda ringan, seperti mengambil kertas yang jatuh di belakang meja atau memindahkan benda kecil ketika tangan sulit menjangkaunya. Jika menggunakan penjepit untuk pekerjaan kebersihan, sediakan alat terpisah dari penjepit makanan agar tetap higienis. Jangan menggunakannya untuk mengambil benda tajam, barang berat, atau sesuatu yang berisiko membuat alat terlepas dan melukai tangan. Alat ini juga bukan pengganti alat khusus untuk menjangkau area berbahaya, seperti bagian dalam saluran listrik atau tempat yang mengandung bahan kimia. Selama digunakan untuk pekerjaan ringan yang sesuai, penjepit bisa menjadi perlengkapan tambahan yang cukup membantu di rumah.

  3. 3. Nampan untuk menata barang sekaligus memudahkan pembersihan

    Ilustrasi nampan (pexels.com/sukrit lamthong)
    Ilustrasi nampan (pexels.com/sukrit lamthong)

    Nampan sering dianggap hanya sebagai alat untuk membawa gelas, piring, atau hidangan dari dapur ke meja makan. Padahal, permukaannya yang datar membuat benda ini cocok digunakan sebagai tempat mengelompokkan berbagai barang kecil. Kamu bisa meletakkan perlengkapan minum, botol bumbu, produk perawatan tubuh, atau aksesori harian di atasnya agar gak tersebar di banyak tempat. Selain membuat meja terlihat lebih rapi, nampan juga memudahkan kamu memindahkan beberapa barang sekaligus ketika ingin membersihkan permukaan meja.

    Kegunaan lainnya adalah membantu mengatur barang yang sering berpindah tempat, seperti kunci, dompet, kacamata, dan pengisi daya ponsel. Kamu bisa menempatkan satu nampan di dekat pintu masuk sebagai tempat khusus barang yang dibutuhkan sebelum bepergian. Di dapur, nampan juga dapat digunakan untuk mengelompokkan botol minyak dan bumbu agar lebih mudah dipindahkan ketika membersihkan meja, selama bahan dan ukurannya sesuai. Pilih nampan yang mudah dicuci dan memiliki permukaan stabil agar barang gak gampang tergelincir. Dengan satu alat yang sama, kamu bisa mengurangi barang berserakan sekaligus membuat kegiatan merapikan rumah menjadi lebih praktis.

  4. 4. Keranjang plastik untuk menyimpan dan memindahkan barang

    ilustrasi keranjang plastik
    ilustrasi keranjang plastik (pexels.com/wd toro🇲🇨)

    Keranjang plastik biasanya digunakan untuk menampung pakaian kotor atau menyimpan barang-barang yang belum memiliki tempat tetap. Namun, fungsinya bisa lebih luas daripada sekadar menjadi wadah penyimpanan. Kamu dapat menggunakannya untuk mengelompokkan perlengkapan kebersihan, mainan anak, bahan makanan kemasan, atau perlengkapan mandi. Ketika barang sudah dikelompokkan berdasarkan jenisnya, kamu gak perlu membongkar seluruh lemari hanya untuk mencari satu benda.

    Keranjang juga bisa membantu ketika kamu sedang membersihkan beberapa ruangan sekaligus. Misalnya, kamu dapat membawa satu keranjang untuk mengumpulkan barang-barang yang harus dikembalikan ke tempat masing-masing, sehingga kamu gak perlu bolak-balik mengambilnya satu per satu. Untuk kegiatan mencuci, keranjang terpisah dapat digunakan untuk memilah pakaian berdasarkan warna atau jenis bahan sebelum masuk ke mesin cuci. Pastikan kamu memilih ukuran dan kapasitas yang sesuai agar keranjang gak terlalu berat saat diangkat. Hindari pula menggunakannya untuk menumpuk barang melebihi batas aman karena keranjang plastik tertentu bisa retak atau berubah bentuk ketika menerima beban berlebihan.

  5. 5. Karet gelang untuk membantu mengatur barang kecil

    ilustrasi karet gelang (freepik.com/EyeEm)
    ilustrasi karet gelang (freepik.com/EyeEm)

    Karet gelang sering dianggap sebagai barang sepele yang hanya berguna untuk mengikat tumpukan kertas atau menutup kemasan makanan. Padahal, benda kecil ini dapat membantu mengatasi beberapa persoalan sederhana di rumah. Kamu bisa menggunakannya untuk mengelompokkan kabel yang gak sedang dipakai, mengikat alat tulis, atau menjaga gulungan kantong plastik tetap rapi. Penggunaan yang tepat membuat barang-barang kecil lebih mudah disimpan dan gak tercecer di laci.

    Karet gelang juga dapat membantu memberikan daya cengkeram tambahan ketika kamu kesulitan membuka tutup wadah yang licin, selama ukuran dan kondisinya sesuai. Cukup lilitkan karet pada bagian luar tutup untuk membantu tangan mencengkeram permukaannya. Namun, jangan menarik karet terlalu kuat karena bahan yang sudah rapuh bisa putus dan melukai tangan. Hindari pula melilitkannya terlalu kencang pada kabel, benda yang mudah rusak, atau bagian tubuh karena tekanan berlebihan dapat menimbulkan masalah. Simpan karet gelang di tempat kering dan jauh dari jangkauan anak kecil agar gak digunakan secara sembarangan.

  6. 6. Botol semprot untuk membantu berbagai pekerjaan rumah

    ilustrasi botol (pexels.com/Karolina Grabowska)
    ilustrasi botol (pexels.com/Karolina Grabowska)

    Botol semprot biasanya digunakan untuk menyimpan cairan pembersih atau menyiram tanaman dalam jumlah kecil. Bentuknya sederhana, tetapi mekanisme semprot dapat membantu mengeluarkan cairan secara lebih terarah dibandingkan menuangkannya langsung. Kamu bisa memanfaatkannya untuk membasahi kain lap ketika membersihkan meja, membantu merawat tanaman yang membutuhkan penyiraman ringan, atau mengaplikasikan cairan pembersih yang memang sesuai untuk metode semprot. Penggunaan yang terkontrol juga membantu mengurangi risiko menuangkan cairan terlalu banyak pada satu area.

    Agar lebih praktis, kamu bisa menyediakan botol terpisah untuk setiap jenis cairan dan memberi label yang jelas pada masing-masing wadah. Jangan pernah menggunakan satu botol secara bergantian untuk cairan yang gak kompatibel, terutama produk pembersih berbahan kimia. Hindari mencampurkan bahan pembersih sembarangan karena beberapa kombinasi dapat menghasilkan gas berbahaya. Cairan juga sebaiknya gak dipindahkan ke botol tanpa label, terlebih jika bentuk kemasannya menyerupai wadah minuman. Jika digunakan secara tepat, botol semprot bisa membantu berbagai pekerjaan kecil tanpa harus membeli alat khusus untuk setiap kebutuhan.

    Alat rumah tangga multifungsi gak selalu harus berupa produk mahal yang dirancang khusus untuk banyak kegunaan. Barang sederhana seperti nampan, keranjang, dan botol semprot pun bisa membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan selama digunakan sesuai fungsi dan batas keamanannya. Sebelum membeli perlengkapan tambahan, coba periksa kembali barang-barang yang sudah kamu miliki di rumah. Bisa jadi, alat yang selama ini tersimpan di laci ternyata mampu membantu pekerjaan yang selama ini kamu lakukan secara lebih merepotkan.

    Meski begitu, jangan memaksakan satu alat untuk semua kebutuhan hanya demi menghemat uang. Peralatan yang bersentuhan dengan makanan perlu dijaga kebersihannya, sedangkan alat untuk membersihkan kamar mandi sebaiknya gak digunakan kembali untuk dapur. Perhatikan juga bahan, kapasitas, dan petunjuk penggunaan agar alat gak cepat rusak atau justru menimbulkan risiko. Dengan mengenali fungsi setiap barang dan menggunakannya secara tepat, kamu bisa menghemat pengeluaran sekaligus membuat pekerjaan rumah lebih efisien. Jadi, dari enam alat tadi, mana yang ternyata sudah ada di rumahmu tetapi belum kamu manfaatkan secara maksimal?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More