Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Trik Biar Kaos Hitam Nggak Cepat Pudar Setelah Dicuci

4 min read
6 Trik Biar Kaos Hitam Nggak Cepat Pudar Setelah Dicuci
Baju hitam (pexels.com/ Hanna Pad)
  • Balik kaos sebelum dicuci dan bersihkan noda di kerah atau ketiak dengan lembut agar permukaan luar tidak banyak bergesekan.
  • Pisahkan kaos hitam dari pakaian terang dan yang sangat kotor, lalu gunakan deterjen secukupnya tanpa pemutih klorin untuk menghindari residu serta perubahan warna.
  • Hindari mengucek atau memeras terlalu keras, jemur di tempat teduh berventilasi, dan simpan kaos hanya setelah benar-benar kering untuk mencegah kusam, bau, serta jamur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kaos hitam jadi salah satu pakaian andalan karena mudah dipadukan dengan berbagai outfit. Sayangnya, warna hitam sering jadi kusam setelah dicuci berkali-kali. Kaos yang awalnya hitam bisa berubah jadi abu-abu, terutama pada bagian kerah, bahu, dan area lain.

Perubahan warna ini bisa karena cara mencuci, penggunaan deterjen, sampai kebiasaan menjemur pakaian. Kalau dilakukan terus-menerus, warna kaos bisa semakin memudar. Beberapa kebiasaan sederhana bisa membantu memperlambat pemudaran warna dan membuat kaos lebih awet. Berikut trik yang bisa kamu lakukan. 

  1. 1. Balik kaos sebelum dicuci

    Orang mengenakan pakaian hitam
    Orang mengenakan pakaian hitam (Freepik.com/ Freepik)

    Balik bagian kaos sebelum dimasukkan ke mesin cuci atau dicuci secara manual. Dengan posisi bagian dalam berada di luar, permukaan luar kaos tidak terlalu banyak mengalami gesekan langsung selama proses pencucian.

    Membalik kaos juga membantu melindungi bagian luar dari gesekan. Namun, cara ini tidak berarti bagian dalam kaos tidak perlu dibersihkan. Sebelum mencuci, periksa juga bagian kerah dan ketiak. Jika ada noda, bersihkan terlebih dahulu dengan lembut menggunakan deterjen yang sesuai.

  2. 2. Pisahkan kaos dari pakaian berwarna terang

    Orang memasukkan pakaian ke mesin cuci
    Orang memasukkan pakaian ke mesin cuci (Pexels.com/ RDNE Stock project)

    Mencampur semua pakaian dalam satu cucian memang terasa lebih praktis. Namun, kebiasaan ini bisa membuat serat kain dari pakaian lain menempel pada kaos hitam atau pakain yang luntur bisa mengenai kaos. 

    Serat halus dari pakaian berwarna putih atau terang juga lebih mudah terlihat di permukaan kaos hitam. Akibatnya, kaos tampak kusam atau dipenuhi bintik-bintik kecil meskipun warnanya sebenarnya belum banyak memudar.

    Pisahkan pakaian sesuai warna sebelum mencuci. Kaos hitam bisa dicuci bersama pakaian berwarna gelap lainnya, seperti navy, abu-abu tua, atau cokelat tua, selama warna pakaian tersebut tidak mudah luntur. Jangan lupa pisahkan pakaian yang sangat kotor dari pakaian yang hanya dipakai sebentar. 

  3. 3. Gunakan deterjen secukupnya

    Orang memasukkan pakaian ke mesin cuci
    Orang memasukkan pakaian ke mesin cuci (Pexels.com/ Nicola Barts)

    Residu tersebut dapat membuat permukaan kaos terasa kurang nyaman dan terlihat kusam. Pada pakaian hitam, sisa deterjen yang 

    Gunakan deterjen sesuai dengan jumlah pakaian serta tingkat kekotorannya. Jika hanya mencuci beberapa kaos yang tidak terlalu kotor, kamu tidak perlu menggunakan deterjen terlalu banyak saat mencuci.

    Menggunakan deterjen dalam jumlah banyak tidak otomatis membuat kaos lebih bersih. Justru, deterjen yang berlebihan bisa membuat sisa deterjen yang tidak dibilas sempurna jadi mengering dan kadang seperti bercak putih atau garis samar.

    Pilih deterjen yang sesuai untuk pakaian berwarna atau kain yang kamu gunakan. Hindari memakai pemutih berbahan klorin pada kaos hitam karena produk tersebut dapat menghilangkan atau mengubah warna kain. Jika mencuci dengan tangan, larutkan deterjen dalam air sebelum memasukkan kaos. 

  4. 4. Jangan mengucek dan memeras kaos terlalu keras

    Orang mencuci baju
    Orang mencuci baju (freepik.com/ gpointstudio)

    Saat mencuci menggunakan tangan hindari mengucek terlalu keras. Tekanan yang berlebihan bisa membuat serat jadi lebih mudah rusak. 

    Jika ada noda, fokuskan membersihkan pada area tersebut menggunakan sedikit deterjen yang sesuai. Gosok perlahan dengan jari atau sikat pakaian dengan lembut.

    Setelah dicuci, peras kaos secara perlahan untuk mengeluarkan air tanpa memelintirnya terlalu kuat. Jika menggunakan mesin cuci, pilih putaran yang sesuai dengan bahan kaos dan hindari pengaturan yang terlalu kencang jika tidak diperlukan.

  5. 5. Jangan jemur kaos terlalu lama di bawah matahari

    Pakaian digantung
    Pakaian digantung (Pexels.com/ Polina Tankilevitch)

    Setelah dicuci, jemur kaos hitam di tempat yang punya sirkulasi udara baik dan terlindung dari sinar matahari langsung. Pilih area yang teduh tetapi tetap mendapatkan aliran udara.

    Kamu juga bisa membalik kaos sehingga bagian dalam berada di luar selama proses penjemuran. Cara ini membantu melindungi permukaan luar kain dari paparan cahaya.

    Pastikan kaos tidak dijemur di tempat yang terlalu lembap atau tidak memiliki sirkulasi udara. Pakaian yang mengering terlalu lambat bisa menimbulkan bau apek. Hindari menjemur kaos terlalu lama setelah benar-benar kering.

  6. 6. Jangan menumpuk kaos saat masih lembap

    Memilah pakaian berdasarkan warna
    Memilah pakaian berdasarkan warna (Unsplash.com/ Sarah Brown)

    Kaos yang belum benar-benar kering sebaiknya tidak langsung dilipat dan disimpan di lemari. Kaos yang terlalu lembap bisa menimbulkan bau apek dan tumbuhnya jamur jika dibiarkan terlalu lama. Selain membuat pakaian kurang nyaman dipakai, kelembapan juga dapat memicu noda yang sulit dihilangkan. Pada kaos hitam, noda mungkin tidak langsung terlihat, tetapi bisa mengganggu tampilan kain.

    Sebelum melipat kaos, periksa bagian yang biasanya lebih lama kering, seperti kerah, jahitan, ketiak, dan bagian bawah pakaian. Pastikan semuanya sudah kering secara menyeluruh. 

    Jika cuaca sedang lembap, beri jarak antar pakaian saat menjemur agar udara bisa mengalir lebih baik. Kamu juga bisa memindahkan jemuran ke area yang memiliki ventilasi lebih baik. Setelah kering, simpan kaos di lemari yang bersih. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More