Ilustrasi mood board (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
Setelah mood board selesai, jangan terburu-buru membeli semua barang yang ada di dalamnya. Luangkan waktu untuk mengevaluasi kembali apakah setiap elemen benar-benar sesuai dengan ukuran kamar, kebutuhan sehari-hari, serta anggaran yang dimiliki.
“Menetapkan elemen-elemen kunci, furnitur utama, palet warna, tekstil, dan tampilan serta nuansa yang akan memberimu titik awal yang baik saat kamu benar-benar membeli barang,” tips Arlyn dalam menyusun mood board.
Prioritaskan membeli furnitur utama terlebih dahulu, kemudian tambahkan dekorasi kecil secara bertahap. Dengan cara ini, kamu dapat menjaga pengeluaran tetap terkendali tanpa mengorbankan tampilan kamar impian.
Membuat mood board estetik merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan hasil besar dalam proses mendekorasi kamar. Dengan menentukan tema, mengumpulkan referensi, menyusun palet warna, memanfaatkan aplikasi digital, dan mengevaluasi seluruh rencana sebelum berbelanja, kamu dapat menciptakan kamar yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga nyaman untuk beristirahat, belajar, maupun bekerja setiap hari.