Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Mengatur Isi Laci Dapur buat Peralatan Kecil Tidak Berantakan

5 Cara Mengatur Isi Laci Dapur buat Peralatan Kecil Tidak Berantakan
Laci dapur dengan berbagai peralatan (Unsplash.com/ Orgalux)
  • Kelompokkan peralatan kecil berdasarkan aktivitas agar mudah ditemukan saat dibutuhkan, meski bentuk dan fungsinya berbeda.
  • Simpan benda kecil yang mudah hilang dalam wadah, lalu gunakan sekat pada area yang sering bergeser agar isi laci tetap terlihat dan rapi.
  • Letakkan barang harian di bagian depan sesuai kebiasaan mengambilnya, sementara peralatan yang jarang dipakai disimpan di belakang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Laci dapur paling gampang berantakan, apalagi kalau terlalu banyak peralatan kecil yang masuk. Berbagai alat kecil ini bisa bercampur karena ukurannya.

Supaya laci tetap enak digunakan dan tidak perlu membuat barang berantakan, paling penting adalah membuat barang mudah terlihat, tidak gampang berubah tempat, dan punya tempat sesuai penggunaannya. Yuk, simak beberapa caranya beirkut!

  1. 1. Buat zona berdasarkan aktivitas

    Laci dapur
    Laci dapur (pexels.com/ Melike B)

    Kelompokkan barang berdasarkan aktivitas agar jauh lebih praktis. Letakkan peralatan yang sering digunakan dalam satu area meski bentu dan fungsinya berbeda.

    Cara ini membuat kamu tidak perlu mencari saat sedang melakukan satu pekerjaan. Begitu butuh alat untuk aktivitas tertentu, kamu sudah tahu area yang perlu dibuka.

  2. 2. Gunakan wadah untuk benda yang gampang hilang

    Laci dapur
    Laci dapur (pexels.com/ Bilguun Gantumur)

    Gunakan wadah tersendiri untuk menyimpan barang, seperti klip makanan, karet pengikat, cetakan kecil, dan sendok takar. Gunakan wadah untuk menyimpan barang kecil yang sulit ditemukan.

    Penggunaan wadah membuat semua isi di laci tetap terlihat dari atas. Kamu juga bisa langsung mengambil benda yang dibutuhkan tanpa harus mengeluarkannya terlebih dahulu.

  3. 3. Letakkan barang harian di bagian paling depan

    Laci dapur
    Laci dapur (pexels.com/ Castorly Stock)

    Letakkan barang yang dipakai di bagian yang langsung terlihat saat laci dibuka. Sementara untuk bagian belakang, gunakan menyimpan peralatan yang jarang digunakan.

    Misalnya, alat khusus untuk membuat jenis makanan tertentu atau alat yang hanya keluar sesekali. Pembagian seperti ini membuat laci terasa lebih kosong karena area yang paling mudah dijangkau hanya berisi barang yang memang sering digunakan.

  4. 4. Beri pembatas pada barang yang suka bergeser

    Laci dapur
    Laci dapur (pexels.com/ Bilguun Gantumur)

    Laci yang sering dibuka dan tutup membuat benda kecil mudah berpindah. Pembatas berguna agar barang tersusun rapi dan tidak mudah berkumpul di satu sudut dalam beberapa hari.

    Gunakan sekat untuk membatasi area tertentu, terutama pada benda yang bentuknya kecil dan ringan. Kamu bisa memakai kotak kecil, wadah bekas, atau sekat khusus laci. Cukup gunakan pada area yang memang sering berubah posisi. Tujuannya yaitu supaya barang tetap berada di tempatnya.

  5. 5. Atur posisi berdasarkan yang paling sering digunakan

    Laci dapur
    Laci dapur (pexels.com/ Bilguun Gantumur)

    Posisi barang bisa disesuaikan dengan cara mengambilnya. Kalau biasanya membuka laci dan langsung mengambil barang menggunakan tangan kanan, coba letakkan barang tersebut di bagian kanan depan yang mudah dijangkau.

    Hal yang sama bisa kamu lakukan pada alat yang sering digunakan saat memasak. Barang yang sering diambil dengan satu gerakan sebaiknya tidak ditempatkan pada posisi yang membuat tangan harus menjangkau jauh atau memindahkan barang lebih dulu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More