Jangan Asal Masukkan, 5 Barang Ini Bisa Rusak di Mesin Cuci

- Sepatu kulit dan suede berisiko mengeras, retak, mengelupas, serta berubah bentuk akibat air dan putaran mesin; bersihkan dengan lap lembap, sikat khusus, dan pembersih sesuai bahan.
- Pakaian berhias bordir, payet, atau manik-manik serta bra dan pakaian dalam sebaiknya dicuci manual agar detail, kawat, dan bahan elastis tidak rusak.
- Jaket tebal atau berbahan khusus, serta barang dari karet dan busa, dapat rusak atau menyumbat mesin; ikuti label perawatan atau cuci manual.
Mesin cuci memang jadi penyelamat buat kamu yang gak mau ribet urusan cucian. Tinggal masukin pakaian, tuang deterjen, pencet tombol, lalu beres. Namun sayangnya, gak semua barang itu aman dicuci dengan mesin cuci.
Kalau kamu asal masukin semua ke dalam tabung, risikonya bukan cuma barang jadi rusak, tapi mesin cuci juga bisa ikut bermasalah. Ada beberapa jenis barang yang justru bisa rusak parah kalau diperlakukan seperti itu. Berikut lima barang yang sebaiknya gak dicuci dengan mesin cuci.
1. Sepatu berbahan kulit dan suede

ilustrasi sepatu (unsplash.com/mostafa_mahmoudi24) Sepatu memang sering kotor dan bikin gak pede kalau dipakai terus tanpa dicuci. Sayangnya, sepatu berbahan kulit dan suede sangat rentan rusak kalau dicuci dengan mesin. Putaran mesin yang kuat dan air berlebih bisa bikin kulit mengeras, retak, bahkan mengelupas.
Selain itu, bentuk sepatu juga bisa berubah karena terbanting selama proses pencucian. Kalau sudah begitu, sepatu jadi gak nyaman dipakai dan tampilannya pun rusak. Jadi, cukup gunakan lap lembap, sikat khusus, dan cairan pembersih yang sesuai dengan bahannya.
2. Pakaian dengan detail bordir, payet, atau manik-manik

ilustrasi gaun (unsplash.com/victoriabcphotographer) Baju dengan hiasan bordir, payet, atau manik-manik memang cantik, tapi mencucinya butuh perlakuan ekstra. Mesin cuci bisa membuat detail-detail ini lepas atau tersangkut di pakaian lain. Akibatnya, bukan cuma bajunya yang rusak, tapi juga bisa merusak pakaian lain bahkan mesin cucinya.
Kalau kamu punya pakaian dengan detail seperti ini, sebaiknya dicuci manual dengan tangan. Gunakan air dingin dan deterjen lembut, lalu kucek perlahan tanpa diperas terlalu keras. Memang butuh sedikit usaha, tapi hasilnya jauh lebih aman dan bikin pakaian tetap awet.
3. Bra dan pakaian dalam

ilustrasi menjemur pakaian dalam (pexels.com/belart84) Banyak orang masih mencuci bra dan pakaian dalam langsung pakai mesin cuci tanpa pelindung khusus. Padahal, kawat pada bra bisa berubah bentuk atau keluar dari tempatnya karena tekanan dan putaran mesin. Selain itu, bahan elastis pada pakaian dalam bisa cepat melar dan berubah bentuk.
Kalau terpaksa mencuci dengan mesin, minimal gunakan laundry bag khusus dan pilih mode pencucian yang lembut. Namun tetap saja, mencuci dengan tangan adalah pilihan paling aman untuk menjaga kualitas pakaian dalam. Lebih baik sedikit ribet daripada sering membeli pakaian dalam baru, bukan?
4. Jaket tebal dan bahan khusus

ilustrasi jaket kulit bekas (unsplash.com/ostreet) Jaket berbahan kulit, wol, atau jaket dengan lapisan khusus sebaiknya gak asal dimasukkan ke mesin cuci. Air dan putaran mesin bisa merusak struktur bahan, membuat jaket mengkerut, atau kehilangan bentuk aslinya. Beberapa jaket juga punya lapisan dalam yang bisa menggumpal setelah dicuci mesin.
Terutama jaket tebal atau jaket yang punya isian tertentu. Jadi, sebelum mencuci jaket, selalu cek label perawatannya. Kalau disarankan dry clean atau cuci manual, sebaiknya ikuti petunjuk tersebut supaya jaket tetap nyaman dipakai, ya!
5. Barang berbahan karet atau busa

ilustrasi boneka (unsplash.com/luwadlinbosman) Barang seperti keset karet, bantal busa, atau alas kaki tertentu sering dianggap aman dicuci mesin. Padahal, bahan karet dan busa bisa rusak karena panas dan putaran mesin cuci. Busa bisa hancur atau menggumpal, sementara karet bisa retak atau kehilangan elastisitasnya.
Selain merusak barang, serpihan busa atau karet juga bisa menyumbat mesin cuci. Ujung-ujungnya malah bisa menimbulkan masalah baru. Jadi, untuk membersihkannya, lebih baik dicuci manual dengan air mengalir dan dijemur hingga benar-benar kering.
Mesin cuci memang praktis, tapi bukan berarti semua barang aman dicuci di sana. Dengan sedikit lebih teliti dan sabar saat mencuci, kamu bisa menghindari kerusakan yang sebenarnya gak perlu, terutama untuk lima barang di atas.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)























