Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jangan Lakukan Hal ini saat Mendekorasi Ruangan dengan Cermin!

Jangan Lakukan Hal ini saat Mendekorasi Ruangan dengan Cermin!
ilustrasi dekorasi cermin (pexels.com/Yan Krukau)

Cermin merupakan salah satu elemen dekoratif serbaguna yang dapat memperindah ruangan. Cermin mampu meningkatkan daya tarik visual interior hunian sekaligus menghadirkan lebih banyak cahaya di dalam ruangan.

Meskipun memiliki banyak keunggulan, mendekorasi cermin juga gak boleh dilakukan asal-asalan. Pemilihan bingkai cermin yang kurang sesuai dan peletakkan yang tidak benar dapat memengaruhi nilai estetika serta fungsionalitas dari rumah kamu sendiri.

Agar hal itu tidak terjadi, berikut ada sejumlah larangan yang tidak boleh kamu lakukan saat mendekorasi ruangan dengan cermin. Yuk, simak baik-baik beberapa poin penting di bawah ini!  

1. Mengabaikan ukuran cermin

dekorasi cermin
ilustrasi dekorasi cermin (pexels.com/Cord Allman)

Banyak orang yang sering mengabaikan ukuran cermin ketika mendekorasi. Padahal ukuran cermin memiliki pengaruh besar terhadap tampilan ruang setelah didekorasi. Cermin yang terlalu besar di ruangan kecil, bisa membuat suasana terasa lebih sesak. Sementara, cermin yang terlalu kecil di ruangan besar, akan sulit terlihat bahkan berpotensi diabaikan oleh penghuni rumah.

Ketidakseimbangan antara ukuran cermin dan luas ruangan dapat mengganggu estetika dari kedua elemen itu sendiri, membuat dekorasi lainnya tampak tidak teratur dan canggung. Oleh sebab itu, penting untuk mempertimbangkan skala cermin yang sesuai dengan ukuran ruangan agar hasilnya lebih apik dan harmonis.

2. Memasang cermin pada ketinggian yang kurang tepat

dekorasi cermin
ilustrasi dekorasi cermin (pexels.com/Fabrizio Velez)

Selain ukuran, pemasangan cermin yang kurang tepat juga menjadi faktor utama elemen dekoratif ini tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Dilansir Homes and Gardens, Keith Sant, pendiri dan CEO Knid House Buyers, mengatakan bahwa ketinggian pemasangan cermin sangat memengaruhi efek keseluruhan ruang.

“Cermin yang digantung terlalu tinggi dapat mendistorsi pantulan, tidak memantulkan pemandangan yang kamu inginkan, dan tidak memiliki tujuan fungsional atau estetika yang berarti. Sementara, memasangnya terlalu rendah juga dapat mengganggu keseimbangan ruang,” ujar Keith Sant. “Sebagai solusi, kamu bisa meletakkan cermin setinggi mata untuk memaksimalkan dampak visual dan fungsinya,” imbuh Laetitia Laurent, pendiri Lauren Nell Interiors, dikutip dari Southern Living.

3. Tidak memperhatikan pencahayaan alami

dekorasi cermin
ilustrasi dekorasi cermin (pexels.com/Алан Албегов)

Sebelum memajang cermin, jangan lupa untuk memperhatikan aspek pencahayaan. Sayangnya, tindakan ini sering luput dari perhatian, sehingga hasil dekorasi ruangan terlihat kurang maksimal. Perlu diingat, cermin lebih dari sekadar alat untuk berias diri, tetapi juga dapat meningkatkan cahaya alami di rumah.

Menempatkan cermin berhadapan langsung dengan cahaya lampu yang kuat dapat memantulkan silau yang menyengat. Untuk itu, Keith Sant menyarankan agar meletakkan cermin di ruangan yang mempunyai jendela supaya cahaya alami bisa terpantul dengan baik melalui cermin dan memberikan penerangan yang natural pada rumah ketika lampu tidak dinyalakan.

4. Mengabaikan bingkai cermin

dekorasi cermin
ilustrasi dekorasi cermin (pexels.com/Claudia Schmalz)

Kesalahan selanjutnya yang tidak boleh kamu lakukan ketika mendekorasi ruangan dengan cermin ialah mengabaikan bingkai cermin. Bingkai cermin menjadi aspek penting dalam menentukan suasana.

Keith Sant menjelaskan, cermin dengan bingkai yang terlalu rumit bisa mengurangi tampilan ruang secara menyeluruh. Sementara, Shelby Van Daley, pendiri Daley Home di Austin, Texas, dikutip dari Southern Living, menambahkan, cermin dengan bingkai yang terlalu sederhana tidak akan menambah banyak gaya pada ruangan mana pun.

“Apabila kamu ingin meletakkan cermin ke suatu ruangan, carilah cermin berbingkai yang memiliki karekter, seperti bingkai rumput antik, logam yang dicat, atau bingkai kulit,” kata Shelby Van Daley. “Kamu juga harus memastikan bingkai cermin tidak bertentangan dengan estetika ruangan, melainkan melengkapi tema dekorasi keseluruhan ruangan,” sambung Keith Sant.  

5. Hanya mengandalkan cermin sebagai elemen dekoratif

dekorasi cermin
ilustrasi dekorasi cermin (pexels.com/Max Vakhtbovych)

Terakhir, tapi juga penting adalah mengandalkan cermin sebagai elemen dekoratif. Sayangnya, banyak orang yang terlalu fokus pada cermin sehingga melupakan dekorasi yang lain. Menurut Laurent, penggunaan cermin yang berlebihan dapat menciptakan lingkungan yang berantakan dan membuat kehilangan orientasi.

“Sebaiknya, cermin harus digunakan dengan bijak dan hemat untuk memperindah ruangan tanpa membuatnya terlihat berlebihan,” pungkasnya.

Sebagai salah satu elemen dekoratif yang serbaguna dan memiliki daya tarik visual, cermin bisa menjadi pilihan tepat untuk mempercantik desain rumahmu, baik diletakkan di ruang tamu, kamar tidur, atau kamar mandi. Namun, kamu juga perlu berhati-hati saat memilih model cermin dan memasangnya di dinding supaya tetap aman digunakan serta tidak mengganggu kenyamanan visual.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us

Latest in Life

See More

8 Ide Kado Romantis buat Pasangan ala Kartun Masha and The Bear

24 Feb 2026, 19:19 WIBLife