ilustrasi kamar hotel (pexels.com/Pixabay)
Pemilihan warna di hotel biasanya tidak dilakukan secara asal. Banyak hotel menggunakan warna-warna netral seperti putih, krem, abu-abu, atau warna hangat yang lembut. Tujuannya adalah menciptakan suasana yang tenang dan tidak terlalu ramai secara visual sehingga pikiran kamu bisa lebih rileks.
Warna juga berpengaruh langsung pada emosi. Warna lembut cenderung memberikan efek menenangkan, sementara warna yang terlalu terang atau kontras bisa membuat otak lebih cepat lelah. Itulah kenapa hotel jarang menggunakan warna mencolok secara berlebihan di dalam kamar.
Selain itu, warna yang konsisten dari satu elemen ke elemen lain membuat ruangan terasa lebih rapi dan teratur. Ketika matamu tidak 'terganggu' oleh banyak variasi warna, secara tidak sadar, kamu akan merasa lebih nyaman berada di dalamnya.
"Skema warna dalam ruang interior bisa memengaruhi kesehatan mental dan perilaku. Ini terkait dengan bidang penelitian yang dikenal sebagai psikologi warna, yang meneliti bagaimana warna-warna tertentu bisa memengaruhi proses berpikir dan emosi," tulis BetterHelp Editorial Team dalam laman BetterHelp yang telah di-review oleh konselor kesehatan mental Majesty Purvis, LCMHC dan Nikki Ciletti, M.Ed, LPC.