“Bersihkan dari atas ke bawah. Ini umumnya disarankan karena memang benar!" kata Rachel Mullaney, seorang ahli membersihkan dan merapikan rumah berstandar profesional dari layanan kebersihan Leicester, Merry Maids, dilansir Woman and Home.
"Ini akan mencegah debu jatuh ke area yang sudah dibersihkan. Sebaiknya, bersihkan dengan gerakan lembut dan ganti kain mikrofiber secara teratur untuk menghindari penyebaran kotoran,” tambahnya.
4 Tips Mencegah Debu di Kamar Tidur Agar Tetap Nyaman Beristirahat

- Debu di kamar tidur mudah menumpuk akibat sirkulasi udara buruk, bulu hewan peliharaan, dan kesalahan pembersihan, sehingga dibutuhkan metode pembersihan yang tepat untuk menjaga kenyamanan.
- Pembersihan rutin dari atas ke bawah, penggunaan penyedot debu serta pembersih udara atau tanaman hias membantu mengurangi partikel debu dan menjaga kualitas udara kamar.
- Menghindari banyak kain tebal seperti selimut berlapis dan menata barang agar lebih terorganisir dapat mencegah penumpukan debu sekaligus membuat kamar terasa lebih rapi dan nyaman.
Kamar tidur merupakan salah satu ruangan di dalam rumah yang tidak luput dari penyebaran debu. Hal ini karena kamar tidur digunakan setiap hari, sehingga partikel debu dapat dengan mudah menempel pada tirai jendela, furnitur, dekorasi, serta kasur.
Dikutip dari Southern Living, salah satu pendiri All Star Cleaning, Derek Christian, mengungkapkan bahwa ada banyak faktor yang memicu penumpukan debu di kamar tidur, mulai dari sirkulasi udara yang buruk, rontoknya bulu hewan peliharaan, hingga kipas angin langit-langit yang jarang dibersihkan. Namun, sebenarnya ada satu penyebab utama mengapa debu di kamar tidur begitu banyak, yaitu kesalahan dalam proses pembersihan.
Di satu sisi, memang tidak mungkin kita bisa menjaga kamar sepenuhnya bebas dari debu. Akan tetapi, hal tersebut bukan berarti kita tidak mampu mengurangi penumpukan debu yang terjadi.
Dengan metode pembersihan yang benar, kamu bukan hanya dapat meminimalisir penyebaran debu di kamar tidur, melainkan juga menciptakan ruang personal yang lebih nyaman untuk beristirahat. Yuk, simak beberapa tips mencegah debu di kamar tidur berikut ini!
1. Bersihkan kamar secara teratur dan menyeluruh

Sudah menjadi tugas pemilik rumah untuk membersihkan seluruh ruangan, termasuk kamar tidur yang menjadi tempat esensial di dalam rumah. Pembersihan yang dilakukan teratur dan menyeluruh bisa membantu mencegah debu sekaligus meredakan alergi akibat debu, misalnya cuci seprai dan sarung bantal setiap 2 minggu sekali.
Selain itu, jika kamu hendak membersihkan perabotan dan dekorasi, sebaiknya bersihkan dari atas ke bawah dan searah jarum jam. Cara ini bertujuan supaya debu tidak jatuh ke area yang sudah dibersihkan, sehingga pengerjaan pun dapat berjalan lebih cepat.
2. Gunakan penyedot debu dan pembersih udara

Ketika berbicara tentang alat untuk membersihkan kamar, penyedot debu menjadi alat penting yang berguna sebagai pembersih debu praktis. Christian mengatakan, bahwa karpet, permadani, dan kursi berlapis kain terkenal mudah menumpuk debu. Alhasil, ia menyarankan agar kamu membersihkannya menggunakan penyedot debu supaya lebih mudah dan debu yang terangkat juga lebih maksimal.
Di samping itu, alat penyaring udara juga gak kalah penting diletakkan di kamar tidur. Selain berfungsi menyaring udara kotor di dalam ruangan, alat ini juga mencegah penyebaran debu. Sayangnya, tak semua orang memiliki pembersih udara.
Kabar baiknya, Nathaly Vieira, seorang pakar kebersihan dan pendiri InspireClean, dikutip dari Homes and Gardens, punya alternatif lain yang lebih alami, yaitu tanaman hias. Kamu bisa meletakan beberapa jenis tanaman hias di kamar tidur guna menyerap partikel debu sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan hemat energi.
3. Hindari terlalu banyak memakai jenis selimut

Terkadang, kombinasi selimut atau selimut berlapis bisa menciptakan bedding yang mewah dan estetik. Namun, penting diingat bahwa kain-kain tersebut juga merupakan sumber penarik debu yang paling signifikan.
Sebaiknya, pilihlah seprai berbahan sejuk dan breathable agar tetap nyaman ketika digunakan. Pilih satu selimut yang sesuai kebutuhan supaya kamu tidak perlu repot menggunakan banyak kain. Hal ini juga berlaku pada tirai jendela. Sebaiknya, pilih satu gorden atau tirai jendela yang tidak terlalu tebal agar debu tidak menumpuk di area tersebut.
4. Tata barang-barang pribadi agar lebih terorganisir

Tumpukan baju di dalam lemari, kertas-kertas yang berserakan, alat tulis yang berceceran, serta pernak-pernik yang tersebar di mana-mana tidak hanya membuat kamar terlihat berantakan, tetapi juga secara gak langsung menciptakan lebih banyak area permukaan bagi debu untuk menempel. Christian mengungkapkan, bahwa sering kali orang menunda membersihkan kamar mereka sampai benar-benar berantakan. Padahal, menyepelekan hal tersebut justru bisa memicu penumpukan debu di mana-mana.
“Cara terbaik untuk meminimalkan kekacauan di kamar tidur adalah dengan menyingkirkan barang-barang yang sudah tidak dibutuhkan lagi. Saat kamu bersih-bersih, jangan lupa periksa lemari pakaian agar kamu bisa melihat barang-barang yang sebaiknya disingkirkan. Sedangkan, khusus barang-barang yang masih disimpan, sebaiknya pertimbangkan untuk menempatkan barang tersebut ke dalam wadah anti debu supaya tetap bersih,” tandasnya.
Menciptakan kamar tidur yang benar-benar bebas dari debu bukanlah tugas mudah. Namun, bukan berarti kamu tidak bisa meminimalisir penumpukkannya. Kamar tidur akan tetap terlihat bersih jika kamu rutin membersihkannya dan tidak mengabaikan hal-hal kecil yang bisa memicu munculnya debu dan kotoran.