Bagi sebagian besar penulis, kacamata anak-anak sering kali digunakan untuk memotret kepolosan, keajaiban, dan kehangatan masa kecil. Namun di tangan Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie, cerita dengan sudut pandang anak-anak justru bertransformasi menjadi cermin yang dingin, gelap, dan tajam untuk menelanjangi kepalsuan serta kejahatan dunia orang dewasa.
Dalam perayaan Hari Anak Nasional, karya-karya Ziggy hadir sebagai tamparan keras. Lewat gaya penceritaan absurdisme, dongeng gelap, dan realisme magis, Ziggy konsisten menyuarakan isu-isu krusial: dari child trafficking, eksploitasi ekonomi oleh orang tua, kekerasan domestik, hingga perampasan kedaulatan anak.
Jika kamu ingin melihat realitas pengasuhan dan struktur sosial secara jujur tanpa sugarcoating, berikut 4 novel karya Ziggy yang wajib dibaca saat Hari Anak Nasional:
